Sony akan PHK 10.000 Karyawan
- detikInet
Jakarta -
Ikon elektronik dari Jepang, Sony, tengah merencanakan PHK terhadap 10.000 karyawannya di seluruh dunia. Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana restrukturisasi Sony yang kini tengah terpuruk.Dengan PHK tersebut, Sony berharap akan mengurangi biaya sekitar 200 miliar yen (US$ 1,8 miliar). Sony juga berencana menjual atau menutup 11 dari 65 pabrik manufakturnya. Hal tersebut disampaikan oleh Chief Executive Sony Howard Stringer saat menyampaikan rencana pemulihan perusahaan seperti dikutip dari AFP, Kamis (22/9/2005).Selanjutnya Sony akan memfokuskan bisnisnya pada tiga sektor yakni elektronik, video games, dan entertainment."Yang paling utama, Sony akan konsentrasi pada revitalisasi bisnis elektroniknya melalui reformasi struktural dan mempromosikan strategi yang lebih jelas," ujar Stringer.Meski kini merambah sektor perfilman dan musik, Sony masih menggantungkan 70 persen pendapatannya, sebesar US$ 67 miliar per tahun, dari elektronik. Namun penjualan Sony terus terpuruk digilas oleh pesaingnya seperti Sharp dan Panasonic dalam penjualan televisi. Sementara untuk pemutar musik digital, Sony masih tak mampu mengalahkan pemimpin pasar saat ini yakni Apple. Sony juga mengumumkan peringatan kedua soal perolehan labanya tahun 2005 ini. Sony memperkirakan masih akan menderita kerugian hingga 10 miliar yen (US$ 90 juta) untuk tahun keuangan yang berakhir pada Maret 2006. Rencana restrukturisasi ini menjadi batu ujian pertama bagi CEO asing pertama Sony yang terpilih sejak Maret lalu. Stringer yang merupakan pria kelahiran Inggris merupakan CEO asing pertama setelah enam dekade Sony dipimpin orang Jepang. Stringer sendiri dikabarkan terpilih seiring dengan niat Sony meluaskan pangsa pasarnya di dunia. Setelah pengumuman tesebut, saham Sony langsung anjlok 2,23 persen menjadi 3.940 yen. Investor semakin mencemaskan kelangsungan hidup Sony. Pada tahun 2003 lalu, Sony juga mengumumkan PHK 20.000 karyawan dalam jangka 3 tahun ke depan sebagai bagian dari rencana "Transformasi 60". Rencana itu dimaksudkan untuk memangkas biaya dan menyejajarkan unit media, entertainmant dan elektronik hingga ulang tahun Sony ke-60 pada tahun 2006.
(qom/)