Jumat, 01 Feb 2019 17:03 WIB

Rahasia GadgetIn Raih 1 Juta Subscriber dalam Setahun

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Tahun 2018, channel GadgetIn meraih pencapaian yang gemilang setelah menembus angka 1 juta subsciber dalam kurun setahun. Apa ya rahasianya?

"Fokus," tegas dijawab David Brendi, sosok di balik GadgetIn.




Berdasarkan pengalaman, fokus menjadi dalam membesarkan channel YouTube GadgetIn. Tidak masalah jika disambi kerja atau beraktivitas lainnya, tapi yang penting tetap fokus dalam mengerjakan konten.

"Kalo aku sih fokus agar bisa kayak sekarang. Saat masih kuliah, nggak fokus (bikin konten), nah itu super stagnan. Pas selesai kuliah, fokus hasilnya naik. Sekarang tambah fokus, nambah tim, makin naik," ujarnya.

Tapi rasanya ada satu hal lagi yang membuat GadgetIn berada di posisi sekarang. detikINET menilai kesuksesan David tidak terlepas dari kerja kerasnya.

Mengamati proses kreatif yang dilakukan pria berusia 24 tahun ini bikin geleng-geleng. Bayangkan mereka menargetkan dua hari bisa menghasilkan satu video.

Rahasia GadgetIn Raih 1 Juta Subscriber Dalam SetahunFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Bahkan waktu-waktu tertentu GadgetIn memproduksi 5-6 video dalam seminggu. Tak jarang David harus begadang menyelesaikan proses editing.


"Iya sering sampai jam 3 pagi," tuturnya.

"Tapi target itu, kalau nggak (tercapai) ya udah. Terpenting tidak dipaksain, tapi kalau bisa (mencapai target) sih bagus," imbuh David.

Jadi jangan heran kalau kamu sulit menjumpai David berkeliaran di area publik. Karena dia lebih suka stay di markasnya mengerjakan konten ketimbang nongkrong-nongkrong di kafe.

"Kalau ditanya YouTuber lain, aku paling sulit diajak nongkrong. Tapi sekarang ngerasa kurang banyak teman, jadi pengen menyediakan waktu untuk sosial," ujarnya sembari tertawa.

Dapur GadgetIn

Bicara proses produksinya, David memanfaatkan apartemennya sebagai studio GadgetIn. Peralatan tempurnya pun beraneka macam, mulai dari kamera hingga unit komputer untuk proses pascaproduksi.

Rahasia GadgetIn Raih 1 Juta Subscriber Dalam SetahunFoto: Adi Fida Rahman/detikINET


Dalam membuat konten video, pria lulusan DKV Binus itu tidak sendirian. David dibantu rekannya bernama Ekbal. Masing-masing punya tanggung jawab sendiri-sendiri.

David berkutat pada riset, pembuatan script, dan tampil di depan layar. Sementara Iqbal bertugas sebagai kameramen merangkap editor.

"Kalau ide atau konsep, tetep dari aku. Sementara Ekbal diberikan kebebasan di eksekusi, baik tampilan maupun editing. Jadi ada porsi masing-masing. Tapi pastinya tetap saling kasih masukan," kata pria lulusan DKV Binus ini.

Persaingan

Dewasa ini makin banyak channel YouTube yang membahas soal teknologi. Tapi hal tersebut tidak dipusingkan oleh David. Bukan lantaran jumlah subscriber GadgetIn yang sudah di atas angin, tapi cara pandangnya.

"Kompetitor tidak bisa dielakan. Tapi makin banyak gadget reviewer di YouTube sebenarnya bagus, karena penonton punya banyak pilihan sesuai style yang mereka mau," ujarnya.




Menurutnya lagi keberadaan pesaing malah pemacu semangat dan memberikan inspirasi. Karena hal-hal baru yang dibikin kompetitor bisa dijadikan referensii bagi dirinya agar konten yang dibawakan tidak monoton. Lebih jauh malah saat ini bukan lagi zamannya saing-saingan., tapi kolaborasi.

"Saat ini lebih penting berkolaborasi," pungkasnya.

Ingin tahu apa yang ingin dikerjakan David GadgetIn selanjutnya? Tunggu artikel berikutnya ya.


(afr/fyk)