Kamis, 31 Jan 2019 16:36 WIB

Mengenal David Brendi, Sosok di Balik GadgetIn

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - "Halo guys, David di sini, dan ini adalah...", bagi pencinta gadget pasti familiar dengan kalimat tersebut. Ditambah bila mendengar suara ngebass-nya, sudah pasti langsung bisa menebaknya.

Ya itulah gaya David Brendi kala menyapa para penonton GadgetIn, channel YouTube yang membahas seputar teknologi. Ciri khas yang selalu dia bawakan di setiap videonya telah mampu menghipnotis lebih dari 1,6 juta orang. Dan kepiawaiannya dalam memaparkan kelebihan maupun kelemahan ponsel menghantar konten-kontennya nangkring di daftar trending Indonesia.

detikINET pun jadi ingin tahu bagaimana David, demikian dia sering disapa, mereguk kesuksesan saat ini. Bersama tim Geekster Talk - 20detik, kami menyambanginya di markas GadgetIn -- yang lokasinya minta dirahasiakan.

Modal Iseng

Saat ini jumlah subscriber GadgetIn sangat banyak. Tapi siapa sangka David memulai channelnya itu hanya bermodal iseng saja, dan bahkan dirinya mengaku dulu tidak begitu tertarik dengan gadget.

"Waktu itu menganggap komputer dan ponsel mesin biasa, cuma untuk bantu kerja," ujarnya.

Berkat seorang teman yang hobi menonton video review gadget di YouTube, David mulai tertarik. Malah terlintas dalam pikirannya untuk membuat hal serupa. Lebih-lebih setelah mengetahui channel review gadget dari Indonesia belum banyak jumlahnya, semangatnya kian terpacu.

Mengenal David Brendi, Sosok di Balik GadgetInFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

"Aku pikir kyaknya kalau ikut menarik juga. Apa lagi masih kuliah, kalau tidak jadi apa-apa ya udah. Bisa pas 10-20 tahun lagi nonton mungkin lucu," kata David.

Bemodal kamera yang sudah dimilikinya --yang katanya dipunyai lantaran 'diwajibkan' oleh dosen sebagai mahasiswa desain-- serta Xiaomi Mi 3 yang dibeli dari uang tabungan, maka mulailah David membuat konten video .

Desember 2014 lahirlah channel GadgetIn ditandai tanyangnya video review Mi 3 berdurasi tujuh menit. Nama GadgetIn berasal dari singkatan Gadget Indonesia. Namun nama tersebut juga punya makna yang lain.

"Dulu kepikirannya singkatan dari Gadget Indonesia, karena targetku khusus Indonesia aja. Tapi bisa juga digabungin jadi Gadgetin, mirip cara baca Gojekin, either way bener," terang David.

Tembus 1 Juta

David dan Gold Play ButtomDavid dan Gold Play Button. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET


Meski Xiaomi mulai naik daun, video pertama GadgetIn sepi penonton. Kondisi ini membuat David tidak semangat bikin konten. Untungnya dia kembali bangkit berkat video kedua yang membahas soal Nokia.

"Dulu targetnya memang dua video, kalau gagal nggak apa-apa. Video pertama nggak rame, hape kedua Nokia Lumia 535 ditinggalin 1-2 bulan, ternyata penontonnya sudah puluhan ribu yang nonton. Jadi semangat," tuturnya.

"Soalnya bikin dua video itu susah banget, sampe enek sendiri. Jadi ya udahlah dua video aja cukup, kuliah aja lanjut ke rencana awal. Setelah melihat lagi, ternyata ada peluang," imbuh David.


Tonton video: Chit-chat Bareng GadgetIn, Youtuber Gadget Nomer 1 di Indonesia!



David pun makin getol membuat konten video. Seiriing berjalannya waktu, jumlah penonton channel GadgetIn bertambah, demikian pula subscribernya. Kurun waktu dua tahun jumlahnya mencapai 100 ribu lebih. Oleh YouTube, David diganjar Silver Play Button.

2018 menjadi tahun yang gemilang bagi David. GadgeIn mencatatkan diri sebagai channel dengan 1 juta subscriber. YouTube kembali memberikan penghargaan berupa Gold Play Button.

Ingin tahu lebih banyak soal David? Nantikan artikel selanjutnya ya!

(afr/krs)