Jual Hard Disk dan Kartu Memory Berisiko?
- detikInet
Jakarta -
Menjual hard drive dan kartu memori bekas berisiko menyebabkan kebocoran data, jika datanya belum terhapus benar. Ternyata banyak orang yang tidak menghapus datanya dengan baik, sebelum menjualnya ke orang lain. Surat, laporan, kertas kerja, nomor telepon, dan alamat e-mail ternyata banyak ditemukan pada hardware penyimpan yang dibeli dari tempat penjualan atau pelelangan seperti misalnya eBay. Selain itu ditemukan juga adanya berkas-berkas temporer dari browser beserta password bahkan rekening bank online. Hal ini dianalisis oleh perusahaan forensik Disklabs. Masalah ini muncul karena para penjual kurang total dalam melakukan penghapusan data, alias sekenanya saja. Dalam pengujian tentang seberapa baik seorang pengguna menghapus data, Disklab menguji 100 hard disk dan 50 kartu memori, termasuk diantaranya kartu SD, flash drive, SIM card dan memory stick yang didapat dari situs lelang.Simon Steggles, Direktur Disklabs mengatakan, drive dan kartu memori tersebut mungkin dijual oleh seseorang yang ingin meng-upgrade personal computer (PC) atau mengganti ponsel mereka."Kebanyakan orang hanya sepintas lalu saja menghapus data dan bahkan beberapa tidak menghapusnya," ujar Steggles seperti dilansir BBC News dan dikutip oleh detikinet Selasa (13/9/2005).Selama penelitian ini, Disklabs menemukan data bisnis pribadi dan rahasia dalam jumlah yang besar pada hardware penyimpan. Hal lain yang paling mengkhawatirkan adalah adanya kemungkinan untuk mengekstrak berkas temporer yang tersimpan di browser Internet Explorer. Berkas tersebut berisi catatan mengenai apa yang dilakukan pengguna terdahulu selama mereka berjelajah internet.Dengan sedikit utak-atik, sangat dimungkinkan melihat kembali apa yang dilakukan oleh pengguna terdahulu selama online, mengambil cookies dan detil login untuk setiap situs yang mereka kunjungi, kata Steggles."Tanpa perlu bekerja keras kami dapat melihat berkas-berkas tersebut dan melakukan apapun yang kami inginkan," Staggle menambahkan. Dan dalam banyak kasus, hanya tombol delete yang digunakan untuk menghapus data. Sementara untuk drive yang lebih besar, menghapus data tetap akan meninggalkan sisa berkas utuh dalam waktu yang lama.Jadi, apa yang harus disadari pengguna adalah sangat sulit menghapus data. Bahkan memformat harddisk dan kartu memori lain tidak akan menghilangkan informasi yang ada di dalamnya.Jika pengguna khawatir dengan data-data yang sensitif, ujar Steggles, mereka harus menggunakan perusahaan forensik profesional untuk menghapusnya, atau merusak alat penyimpan itu sama sekali.
(ien/)