Bisa Kurangi Kecelakaan
Mobil Masa Depan Lebih Pintar
- detikInet
Jakarta -
Tak perlu lagi wewangian lavender atau jeruk di mobil untuk membuat pengemudi terjaga saat mengemudi untuk menghindari kecelakaan. Mobil masa depan nantinya disinyalir diberi kemampuan membuat pengemudi tetap terjaga sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan.Selama ini para pengemudi memakai wewangian bunga lavender atau jeruk di mobilnya untuk menenangkan atau membuat mereka tetap terjaga. Tapi tidak lagi kalau mobil masa depan sudah menggunakan peringatan getaran sabuk pengaman untuk mengingatkan pengemudi akan laju mobil yang harus dikurangi.Seorang psikolog di Universitas Oxford Inggris, Dr Charles Spence, mengatakan para ilmuwan kini tengah meneliti mobil. Dengan menggunakan perasa seperti bau-bauan dan sentuhan, para ilmuwan berencana mengembangkan fitur-fitur mobil yang sedianya dapat membuat pengemudi lebih aman."Untuk sementara ini peringatan dengan sentuhan belum ada yang menggunakan," jelas Spence pada kesempatan konferensi ilmu pengetahuan, seperti dilansir Reuters yang dikutip detikinet Selasa (6/9/2005).Rasa ngantuk dan gangguan adalah penyebab utama kecelakaan lalulintas bahkan kematian. Tetapi Spence beranggapan bahwa getaran tempat duduk, sabuk atau pedal kaki mampu menyiagakan pengemudi dengan cara tertentu dalam situasi berbahaya.Walaupun getaran tidak dipakai di mobil yang beredar saat ini, Spence mengatakan mobil Jepang keluaran manufaktur Denso Corp. menjelang 2020 mendatang akan memiliki isyarat getaran sebagai salah satu fitur standar."Kami pikir hal terbaik yang harus dilakukan pada mobil masa depan adalah dengan mengkombinasikan tanda peringatan berupa getaran serta auditori,"tandas Spence lagi.Semisal jika musik terlalu keras pengemudi bisa merasakan peringatan getaran. Atau jika sabuk pengaman bergetar tidak dipakai, tanda peringatan auditori akan memperingatkan mereka.Biasanya tabrakan terjadi di bagian depan dan belakang mobil. Dengan peringatan getaran yang ada pengemudi bisa diperingatkan jika mobil bagian depan terlalu lambat atau jika mobil di bagian belakang terlalu dekat.Spence--bekerjasama dengan manufaktur mobil Jepang yang tak disebutkan namanya--tengah melakukan simulasi untuk menguji dampak getaran tersebut pada pengemudi."Ternyata ada sekitar 150 hingga 200 milidetik perbaikan waktu reaksi. Artinya kecelakaan bisa diturunkan 10 hingga 15 persen," tambah Spence.Spence dan koleganya juga menunjukkan bahwa bau permen mint ternyata bisa memperbaiki konsentrasi mengemudi. Sedangkan bau jeruk bisa menjaga pengemudi yang mengantuk agar tetap waspada.
(ien/)