Jumat, 14 Des 2018 08:27 WIB

Face Recognition Rambah Sekolah Hingga Rumah

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: RealNetworks Foto: RealNetworks
Jakarta - Teknologi face recognition tidak hanya diadopsi di area jalan maupun gedung perkantoran. Kini teknologi pengenalan wajah mulai merambah sekolah hingga rumah.

Adalah RealNetwork Inc, perusahaan asal Amerika Serikat ini membawa platform Secure, Accurate Facial Recognition (SAFR) ke Indonesia. Platform ini dapat digunakan pengelola gedung pusat perbelanjaan bahkan rumah modern untuk memberikan rasa aman bagi para pengunjung maupun penghuninya.

"Sekolah-sekolah di AS pun belakangan ini sudah mulai menggunakan SAFR sebagai akses memasuki area sekolah. Perangkat ini mampu mendeteksi dan mengidentifikasi banyak wajah secara bersamaan, dan mengirimkan hasil analisisnya secara realtime sebagai akses masuk ke area terbatas," kata Noriaki Takamura, Vice President Asia Pacific (APAC) Sales & Business Development RealNetworks di Jakarta.



Sementara itu, Ria Tanusendjaja, Senior Director RealNetworks Indonesia menjelaskan, SAFR menggabungkan fungsi dari RealPlayer dan RealTimes yang sudah dikenal masyarakat sebelumnya. SAFR bisa melakukan deteksi dan identifikasi wajah. Selain itu, bisa estimasi gender, umur hingga sentimen.

SAFR bersifat fleksibel dan expandable karena bisa dioperasikan menggunakan iOS, Linux, dan Windows. Mulai Januari 2019, SAFR juga bisa dioperasikan menggunakan perangkat berbasis Android.

Face Recognition Rambah Sekolah Hingga RumahNoriaki Takamura, Vice President APAC Sales & Business Development RealNetworks. Foto: RealNetworks


Selain bisa membatasi akses masuk orang-orang tidak dikenal ke dalam gedung perkantoran, hunian, dan area privat lainnya, SAFR juga bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak kegiatan pemasaran dan penjualan suatu perusahaan.

SAFR dapat difungsikan sebagai alat verifikasi transaksi oleh perusahaan marketplace ketika konsumennya melakukan pembelian, atau digunakan maskapai penerbangan untuk mempermudah dan mempercepat proses check-in para penumpangnya ketika tiba di bandara.



"Pemilik ritel premium dan restoran misalnya, bisa merekomendasikan kepada customer suatu produk atau makanan yang terakhir kali dipesannya di toko mereka. Hal ini tentu akan meningkatkan relationship dan mendorong mereka untuk menjadi customer loyal," kata Ria.


Tonton juga video 'Bandara Ini Akan Gunakan Teknologi Face Recognition':

[Gambas:Video 20detik]

Face Recognition Rambah Sekolah Hingga Rumah
(rns/rns)