AS Punya Dua Komputer Tercepat di Dunia

AS Punya Dua Komputer Tercepat di Dunia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 14 Nov 2018 10:50 WIB
Foto: Tech Cunch
Washington - Amerika Serikat kini tercatat menyimpan dua komputer super tercepat di dunia. Masing-masing bernama Summit dan Sierra.

Summit adalah "juara bertahan" yang pada Juni lalu didaulat menjadi komputer paling kencang di dunia, setelah mencatatkan skor 122,3 petaflops per detik ketika melakukan mathematical test Linpack.

Sejak pengujian itu, Summit terus mendapat peningkatan dari segi hardware dan kini mencatatkan skor 143,5 petaflops per detik. Skor ini membuat Summit unggul jauh dibanding 499 komputer super lain yang ada dalam daftar komputer-komputer tercepat di dunia.




Sementara di peringkat ke-2 ada Sierra, yang prosesornya mempunyai 1,6 juta core, lebih sedikit dibanding Summit yang corenya mencapai 2,4 juta. Selain jumlah core, kedua komputer super itu mempunyai spek yang sama.

Secara terperinci, keduanya memiliki spek prosesor IBM Power9 dengan chip akselerator Nvidia Tesla V100. Meski Sierra punya jumlah core yang lebih sedikit, ia tetap lebih kencang ketimbang komputer super asal China bernama Sunway TaihuLight, yang baru-baru ini diperbarui speknya sehingga mempunyai kekuatan komputasi 94,6 petaflops, meningkat dari 71,6 petaflops.

Di balik Summit dan Sierra ada pemerintah AS yang berinvestasi sekitar USD 258 juta pada 2017 kepada perusahaan seperti IBM, Cray, AMD, Intel, dan Nvidia untuk membangun komputer yang mempunyai kemampuan komputasi setinggi itu.




Komputer super ini bisa digunakan untuk memprediksi perubahan iklim, melakukan penelitian untuk mencari penyembuh kanker, meneliti pembangkit listrik nuklir, dan berbagai pekerjaan berat lain. Demikian dikutip detikINET dari The Verge.

Secara keseluruhan, lima dari 10 komputer tercepat di dunia berasal dari Amerika Serikat. Dua berasal dari China, dan Swiss, Jepang, dan Jerman masing-masing menyumbang 1 komputer.

Komputer super yang berada di 500 besar mempunyai kesamaan, prosesornya mayoritas disuplai oleh Intel, sementara Nvidia menyediakan chip akselerator yang mempunyai kesamaan dengan GPU bikinan Nvidia.




Tonton juga 'Prestasi' Ransomware, 300 Ribu Komputer dan 150 Negara':

[Gambas:Video 20detik]

(asj/krs)