Minggu, 11 Nov 2018 09:54 WIB

Gelar Harbolnas di China, Alibaba Raup Rp 253 Triliun!

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Alibaba berhasil meraup ratusan triliun dalam Singles Day (Harbolnas-nya China) tahun ini. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Alibaba berhasil meraup ratusan triliun dalam Singles' Day (Harbolnas-nya China) tahun ini. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Alibaba mencatatkan pencapaian fantastis dalam Singles' Day, yang bisa dibilang sebagai Harbolnas-nya China. Capaian tersebut berkaitan dengan angka penjualan yang diraih oleh perusahaan besutan Jack Ma itu.

Hanya dalam beberapa menit pada pembukaan pesta belanja online itu, Alibaba sukses mencatatkan transaksi sebesar 10 miliar yuan, atau lebih dari Rp 21 triliun. Lebih fantastisnya lagi, sekitar Rp 15 triliun di antaranya dicapai hanya dalam waktu kurang dari dua menit, tepatnya 85 detik.


E-commerce raksasa Negeri Tirai Bambu itu melaporkan bahwa Xiaomi, Apple, dan Dyson menjadi tiga merk dengan penjualan tertinggi pada awal hari belanja itu. Selain itu, konsumennya pun tidak hanya berasal dari China saja.

Secara berurutan, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, dan Jerman adalah lima negara penyumbang terbesar di luar China. Menyusul di belakang ada Britania Raya, Prancis, Spanyol, Selandia Baru, dan Italia.

Kebanyakan barang-barang yang mereka cari adalah barang-barang kebutuhan fashion. Gaun, mantel, celana, jaket bertudung, dan sweater jadi incaran terbanyak orang-orang dari luar China di Singles' Day.

Catatan menarik tidak berhenti di situ saja. Angka penjualan yang fantastis terus meroket seiring pesta belanja online itu berlangsung.

Dalam angka yang tercantum di Alizila, portal berita berisi info tentang Alibaba, toko online itu sudah melampaui angka penjualan sebesar 100 miliar yuan (Rp 211 triliun) kurang dari 2 jam setelah lonceng pesta belanja online berbunyi. Laporan terkini menyebutkan, saat ini angkanya sudah menyentuh 120 miliar yuan (Rp 253 triliun).

Itu berarti, mereka sudah mengalahkan penjualan pada 2016 serta tahun-tahun sebelumnya. Menarik untuk ditungggu apakah Alibaba bisa meruntuhkan capaian mereka di 2017 sebesar USD 25,3 miliar.

Satu yang jadi kendala mereka adalah menurunnya pertumbuhan penjualan secara online di China. Pada Kuartal III lalu, posisinya berada di angka 24%. Padalah di kuartal sebelumnya, pertumbuhannya mencapai 36%, sebagaimana detikINET kutip dari Bloomberg, Minggu (11/11/2018).


Sekadar informasi, ini merupakan tahun ketiga Jack Ma dkk membuka Singles' Day untuk masyarakat internasional. Tahun lalu, Rusia, Hong Kong, dan Amerika Serikat jadi pasar terbesar mereka.

Lebih jauh lagi, mereka juga berpotensi untuk menggarap pasar Asia Tenggara. Hal ini tak lepas dari kepemilikannya secara penuh terhadap Lazada. Besar kemungkinan Indonesia akan menikmati Singles' Day di kemudian hari mengingat e-commerce asal Singapura tersebut juga beroperasi di Tanah Air. (mon/mon)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed