googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/inet/pop_ups', 'div-gpt-ad-1540563574169-0').addService(googletag.pubads());
Minggu, 04 Nov 2018 19:15 WIB

Penting! Dompet Digital Tokopedia Ganti ke OVO

Rachmatunnisa - detikInet
Jakarta - Buat kalian para pengguna Tokopedia, mungkin akan sedikit bingung menemukan TokoCash tak bisa lagi digunakan. Sebagai gantinya, kalian akan diminta mengaktifkan akun OVO.

Pengguna hanya diminta mengikuti setiap langkah pengaktifan akun OVO, dan seluruh dana di TokoCash kalian akan otomatis dipindahkan ke OVO saat aktivasi selesai. Sebelum melakukan aktivasi, pastikan aplikasi Tokopedia kalian merupakan versi terbaru.

Rupanya, ini merupakan bagian dari kerja sama Tokopedia dengan platform pembayaran digital OVO. Kemitraan tersebut resmi dimulai sejak 31 Oktober 2018.



Bagi OVO, kolaborasi ini memperluas ketersediaan layanannya ke ranah e-commerce. Di sisi lain, kemitraan dengan Tokopedia merupakan bagian dari strategi OVO memperkenalkan pembayaran digital kepada masyarakat Indonesia.

Pertama, memperkenalkannya kepada toko ritel (mal, warung, toko kelontong, dan lainnya), kedua dengan layanan online-to-offline (O2O) melalui kemitraan dengan Grab, dan yang terbaru adalah dengan e-commerce melalui Tokopedia.

"Kemitraan ini memvalidasi strategi kami untuk menghadirkan platform pembayaran untuk perusahaan di Indonesia, baik secara online maupun offline," kata Director of Enterprise Payments OVO Harianto Gunawan, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (4/11/2018).

"Penggunaan uang tunai adalah suatu kebiasaan yang sangat sulit diubah dan konsumen hanya akan beralih ke pembayaran non-tunai apabila hal itu lebih mudah dan aman dibandingkan penggunaan uang tunai," sambungnya.

Penting! Dompet Digital Tokopedia Ganti ke OVO


Ditambahkan Harianto, menggandeng pihak ketiga merupakan cara paling efisien untuk menghadirkan semakin banyak tempat agar konsumen bisa go cashless.

"Setiap mitra yang bekerja sama dengan kami, membawa kami lebih dekat kepada tujuan kami untuk menjadikan pembayaran digital tersedia bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja," sebutnya.

OVO mengklaim, dengan menerapkan ekosistem terbuka, layanannya menjadi platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, baik berdasarkan jumlah transaksi maupun jangkauan.

Kemitraan bersama Tokopedia, disebutkan OVO menambahkan 80 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia ke dalam 60 juta basis pengguna OVO. Selain itu, OVO juga mendapat tambahan lebih dari 4 juta mitra pedagang Tokopedia ke dalam jaringan merchant yang meliputi mal, warung, serta mitra GrabFood dan agen Kudo.

"OVO berharap kemitraan dengan Tokopedia dan menambahkan e-commerce ke dalam ekosistem kami akan mempercepat pertumbuhan OVO. Kami berharap segera melihat peningkatan pengguna baru dan jumlah transaksi yang signifikan untuk mendorong kepemimpinan OVO di berbagai pasar," harap CEO OVO Jason Thompson.

Sementara itu, COO Tokopedia Melissa Siska Juminto menyatakan senang bisa bekerja sama dengan OVO dan menawarkan cara baru untuk membayar bagi pengguna layanan mereka.



"Sebagai perusahaan teknologi, platform kami melayani hampir 80 juta pengguna per bulan. Bersama OVO, kami tidak hanya memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman kepada pengguna kami, tetapi juga menyediakan opsi pembayaran yang dapat digunakan secara luas, baik secara online maupun offline serta turut meningkatkan inklusi keuangan," ujarnya.

Dia menambahkan, kemitraan ini membawa Tokopedia satu langkah lebih dekat dengan misi mereka mencapai pemerataan ekonomi secara digital. (rns/agt)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed