Didemo, Grab Tegaskan Tak Toleransi Driver Curang

Didemo, Grab Tegaskan Tak Toleransi Driver Curang

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 29 Okt 2018 16:06 WIB
Mobil Grab. Foto: Reuters
Jakarta - Grab menegaskan tidak mentoleransi atau melakukan peninjauan ulang kepada driver yang terbukti melakukan tindakan kriminal dan melanggar kode etik Grab.

Pernyataan tersebut merupakan penegasan Grab terkait aksi demo yang dilakukan mitra pengemudi pada hari, Senin (29/10/2018) di depan kantor Grab yang bertempat di Gedung Lippo Kuningan, Rasuna Said, Jakarta.

Salah satu tuntutan yang disuarakan oleh driver Grab tersebut agar perusahaan ride hailing ini menghilangkan suspensi atau putus mitra pengemudi sepihak tanpa ada alasan yang jelas.



"Menanggapi tuntutan sekelompok mitra pengemudi terhadap open suspend, kami tegaskan bahwa manajemen Grab tidak akan mentoleransi serta melakukan peninjauan ulang terhadap keputusan pemutusan hubungan kemitraan (blacklist) yang telah diberlakukan kepada mitra pengemudi yang terbukti melakukan tindakan kriminal dan melanggar kode etik Grab," tutur Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dalam pernyataannya.

Ketegasan tersebut diambil sebagai bentuk keberpihakan Grab terhadap pelanggan setia, serta ribuan mitra pengemudi yang bekerja secara jujur yang dirugikan karena tindak kecurangan yang dilakukan oleh sekelompok mitra pengemudi ini.

"Teknologi kami memungkinkan para pengemudi untuk mendapatkan penghasilan yang baik, dengan lebih efisien tanpa harus menggunakan cara-cara curang," kata Ridzki.

Didemo, Grab Tegaskan Tidak Toleransi Driver CurangFoto: detikINET/Virgina Maulita Putri


Dalam kesempatan ini, Ridzki membeberkan informasi kalau driver yang melakukan demo saat ini menuntut open suspend tanpa syarat tersebut sebagian besar telah mendapatkan amnesti atas tindak kecurangan serupa sebanyak dua kali sejak 2017 lalu.

"Namun, sangat disayangkan kesempatan tersebut kembali disia-siakan oleh mereka dengan melakukan kembali tindak kecurangan serupa," pungkasnya.

Didemo, Grab Tegaskan Tidak Toleransi Driver CurangFoto: Agung Pambudhy


Ridzki menjelaskan penumpang memilih berkat kepercayaan mereka akan kemampuan Grab menghantarkan layanan transportasi yang aman dan nyaman. Pengemudi bermitra dengan Grab karena mereka percaya bahwa kepentingan mereka selalu berada di benak Grab.

"Keselamatan dan keamanan seluruh pengemudi, penumpang, dan masyarakat merupakan prioritas utama kami," kata Ridzki.

Diskusi Dua Arah

Selama lebih dari setahun terakhir, Grab mengklaim secara aktif melakukan berbagai pertemuan dan komunikasi dua arah dengan berbagai komunitas mitra pengemudi Grab, guna mendengarkan berbagai masukan dari mereka.

Sejak Januari 2018, Grab telah melakukan setidaknya 5.000 pertemuan langsung dengan berbagai komunitas di Indonesia. Di area Jabodetabek, jumlahnya mencapai 80 kali setiap bulannya.

"Untuk dapat berkomunikasi dan mendapatkan masukan secara real-time, kami juga mengundang mereka untuk masuk ke dalam grup online kami yang hingga kini telah mencapai puluhan ribu anggota mitra pengemudi," ucap Ridzki.



Grab menghargai hak setiap warga negara, termasuk para mitra pengemudi, untuk menyampaikan pendapat selama dilakukan secara damai dan dalam koridor hukum dan peraturan yang berlaku.

"Grab berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan dan produktivitas mitra pengemudi. Peningkatan produktivitas mitra dihasilkan melalui kombinasi antara penyesuaian tarif serta teknologi untuk mendorong produktivitas. Perubahan positif juga telah dirasakan oleh mitra pengemudi Grab yang memang aktif berkat berbagai skema dan program baru ini," kata Ridzki.




Tonton juga 'Didemo Ribuan Driver, Ini Kata Grab':

[Gambas:Video 20detik]

(agt/fyk)