Sabtu, 20 Okt 2018 22:19 WIB

d'Youthizen

Cerita Seru Milenial Ikutan d'Youthizen

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: detikINET/Rengga Sancaya Foto: detikINET/Rengga Sancaya
Jakarta - d'Youthizen baru saja digelar dan sukses memberikan kesan positif bagi para generasi milenial yang menyaksikannya langsung. Seperti apa cerita mereka?

Bertempat di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta, d'Youthizen with Smartfren #GoUnlimited berakhir siang menjelang sore tadi, sekitar pukul 14.30 WIB. Keseruan pun tergambar dari para hadirin yang menonton acara tersebut.

Seperti yang dialami oleh Bimo. Lulusan Universitas Gadjah Mada berusia 23 tahun ini mengatakan secara pribadi ia sangat antusias dengan d'Youthizen.



"Sebenarnya apa yang disampaikan oleh Bang Pandji (Pragiwaksono) dan beberapa pembicara lain cukup menjawab keresahan generasi saat ini, khususnya saya pribadi. Gimana kita bisa mandiri dengan karya karya kita. Di era-era seperti ini, itu penting, apalagi di era digital di zaman-zaman medsos mulai berkembang," tuturnya.

"Dan, acara ini bisa menjawab sedikit keresahan saya itu. Gimana cara saya bisa memulai, gimana cara saya supaya bisa survive untuk mengkreasikan karya saya. Ya, cukup bisa terjawab. Keren acaranya," sambung Bimo.

Kesan Para Milenial Usai Mengikuti d'YouthizenFoto: detikINET/Muhamad Imron Rosyadi


Lebih lagi, Bimo pun merasa tertarik untuk membuat konten selepas menghadiri acara ini. Hal itu tak terlepas lantaran "Be a Good Influence as a Future Content Creator" jadi topik acara ini.

"Berbagai hal-hal produktif dan kreatif yang bisa kita berikan ke masyarakat itu sebenarnya banyak. Mungkin saya ingin membuat semacam konten-konten yang good impact, jadi harus memberikan dampak yang baik," ungkap Bimo.

"Menjadi seorang yang viral, itu gampang kata Bang Pandji di salah satu YouTube-nya. Yang menjadi penting adalah apa yang menjadi impact setelah viral. Apakah akan menjadi good impact atau bad impact," ucapnya melanjutkan.



Di samping itu, ia berharap kepada para kreator konten di luar sana agar terus berjuang dan tidak menyerah. Menurutnya, untuk mendapat sesuatu yang besar, tidak bisa didapat dengan cara instan.

"Semua butuh proses, dan semakin terjal proses itu, gua yakin semakin membanggakan juga hasilnya," pungkasnya.

Kesan Para Milenial Usai Mengikuti d'YouthizenFoto: detikINET/Muhamad Imron Rosyadi


Hal senada juga diungkapkan oleh Elisa dan Angela mengenai acara ini. Mereka mengaku mendapat banyak pengetahuan baru selepas menonton d'Youthizen.



"Acaranya seru banget, kami bisa dapat banyak pengetahuan baru tentang milenial zaman sekarang dan banyak pelajaran yang bisa kami ambil sebagai mahasiswa," kata Elisa.

"Kebetulan kan kami dari fakultas ilmu komunikasi, jadi kami belajar banyak banget di sini. Terutama banyak bahas soal iklan juga tadi," ucapnya menambahkan.

Sedangkan bagi Angela, perkataan Pandji soal niat untuk membuat konten jadi yang paling berkesan baginya. "Melakukan sesuatu itu karena suka bukan karena mau terkenal," ujarnya singkat. (agt/jsn)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed