Minggu, 14 Okt 2018 14:01 WIB

Perjuangan Driver Go-Jek Bantu Korban Gempa Palu dan Lombok

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Balang Ijo, komunitas para driver Go-Jek yang beri bantuan korban bencana gempa, mulai dari Lombok hingga Palu. Foto: Balang Ijo Balang Ijo, komunitas para driver Go-Jek yang beri bantuan korban bencana gempa, mulai dari Lombok hingga Palu. Foto: Balang Ijo
Jakarta - Bukan hanya perusahaan teknologi sebesar Facebook hingga Apple yang bisa memberikan bantuan kepada korban gempa Palu dan sekitarnya. Komunitas yang beranggotakan para mitra driver Go-Jek pun juga mampu melakukan aksi serupa.

Salah satunya adalah Balang Ijo. Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan dari anggotanya, yaitu Pipit Pitriasih.


"Saat ini kami sedang galang dana buat Palu dan Donggala. Ada delapan komunitas termasuk Balang Ijo yang bergerak," ucapnya kepada detikINET.

"Saat ini jumlahnya belum diakumulasi semua karena masih banyak yang belum setor ke saya. Penyaluran ke lokasi terdampaknya kita ada teman yang bisa kita percaya di Palu untuk penyalurannya. Jadi nanti kita kasih ke teman yang di Palu untuk disalurkan kembali ke masyarakat umum," tuturnya menambahkan.

Komunitas Balang Ijo ini memang sudah akrab dengan kegiatan sosial. Selain membantu korban di Palu dan Donggala, mereka juga sedang melakukan beberapa kegiatan untuk memulihkan kondisi di Lombok yang juga terguncang gempa beberapa waktu lalu.

"Salah satu teman kami juga sudah kurang lebih dua bulan ada di Desa Bengkaung, Lombok, untuk menjadi relawan di sana. Sekarang kami lagi ada program pemulihan ekonomi pasca gempa dengan cara memproduksi madu dan gula aren dari pohon nira di sekitar hutan Desa Bengkaung," ujar Pipit.

"Balang Ijo juga membantu pembangunan sekolah alam bagi anak-anak Desa Bengkaung. Ada satu komunitas lain yg kami ajak kolaborasi disini yaitu RGJ (Rider Gojek Jabodetabek)," katanya melanjutkan.


Salah satu jenis bantuan yang diberikan komunitas Balang Ijo kepada anak-anak yang menjadi korban gempa Lombok.Salah satu jenis bantuan yang diberikan komunitas Balang Ijo kepada anak-anak yang menjadi korban gempa Lombok. Foto: Dok. Pipit Pitriasih

Didirikan pada 4 Februari 2016, komunitas yang beranggotakan sekitar 100 driver Go-Jek dari berbagai basecamp di Jabodetabek, Bandung hingga Padang ini memang rutin melakukan penggalangan dana. Sumber dana itu sendiri berasal dari usaha para driver yang menjual stiker, pin, gantungan kunci, hingga kaus. Selain itu, ada juga titipan uang yang diberikan oleh pengemudi, pelanggan, hingga karyawan Go-Jek.

Pada awalnya, hasil dari dana yang terkumpul nantinya akan diberikan kepada driver yang jatuh sakit atau meninggal, maupun anggota keluarganya, setiap bulannya. Seiring berjalannya waktu, bantuan yang disalurkan mulai menjangkau masyarakat sekitar, terutama anak yatim.

Sejak 2015 lalu, mereka rutin setiap tahun memberikan santunan bagi anak-anak SD hingga SMP yang sudah ditinggal oleh ayahnya. Balang Ijo biasa melakukannya saat Ramadhan.


Berbagai aksi sosial yang mereka lalukan pun sudah mendapat perhatian dari Go-Jek. Dalam acara bertajuk Go-Jek Merajut Nusantara, Balang Ijo menjadi menjadi salah satu komunitas yg mendapatkan apresiasi dari startup unicorn itu dan mendapatkan beberapa hadiah untuk kelancaran kinerja komunitas.

"Waktu itu Merajut Nusantara pada tanggal 15 Agustus. Ada lima komunitas (yang mendapat apresiasi), yaitu Balang Ijo, PDGI, Elite Squad, Gopay, dan PWT," pungkas Pipit. (mon/mon)