Kamis, 11 Okt 2018 09:02 WIB

Go-Jek Incar 200 Teknisi untuk Pusat Riset di India

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Usaha ekspansi Go-Jek tak melulu soal pendanaan, sumber daya manusia pun tak luput dari perhatian mereka untuk bisa bersaing dengan Grab di Asia Tenggara.

Go-Jek berencana untuk membuka lowongan pekerjaan di pusat riset dan pengembangannya yang berada di Bengaluru, India. Tak tanggung-tanggung, startup unicorn tersebut menargetkan hingga 200 teknisi untuk bisa direkrut.


Lowongan pekerjaan tersebut dibuka untuk meningkatkan kualitas layanannya seperti pesan-antar makanan, ride hailing, logistik, serta pembayaran digital. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari rencananya dalam melakukan ekspansi di sejumlah negara di Asia Tenggara.

Sebagaimana diketahui, startup besutan Nadiem Makarim itu sudah mengaspal di Vietnam dengan nama Go-Viet. Selain itu, Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo, sempat menyebut bahwa pihaknya akan segera menyambangi Thailand dengan mengusung nama Get.

Go-Jek Incar 200 Teknisi untuk Pusat Riset di IndiaGo-Viet. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET


Tidak berhenti sampai di situ, mereka juga disebut bakal meluncurkan layanannya di Singapura pada bulan ini. Selain itu, mereka juga tengah berupaya untuk menjalankan operasionalnya di Filipina, yang saat ini prosesnya tengah terhambat.


Apresiasi Pelanggan, Go-Jek Bagi-bagi Diskon, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]



Nantinya, Go-Jek berencana untuk membuka lowongan pekerjaan di posisi seperti Data Scientists, Full-Stack Engineers, Data Engineers, Product Managers, UI/UX Designers, dan Backend Engineers. Diharapkan, suntikan tenaga baru ini dapat meningkatkan portofolio dari 18 produk yang mereka miliki.

"Tim ini juga akan memainkan peran kunci dalam strategi produk dan layanan baru untuk perusahaan," ujar pihak Go-Jek, sebagaimana detikINET kutip dari The Economic Times, Kamis (11/10/2018).


Hal ini menjadi penting mengingat saat ini Go-Jek sudah memiliki lebih dari 70 juta pelanggan di Indonesia. Ditambah, tujuan ekspansi mereka juga tidak bisa dibilang sedikit.

Sekadar informasi, Go-Jek sudah memiliki pusat riset dan pengembangannya di Negeri Gangga sejak November 2016. Untuk merealisasikannya, mereka mengakuisisi empat perusahaan lokal yang masing-masing bernama Leftshift, Pianta, C42 Engineering, dan CodeIgnition.



(mon/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed