Kamis, 20 Sep 2018 13:24 WIB

Disewa Online, Apartemen Pria Ini Jadi Jorok Sekali

Josina - detikInet
Apartemen yang rusak disewa online. Foto: istimewa Apartemen yang rusak disewa online. Foto: istimewa
Tokyo - Menginap di hotel atau penginapan dengan Airbnb adalah pilihan mudah bagi para turis di kala liburan. Termasuk yang dilakukan oleh tiga mahasiswi asal China saat berlibur ke Jepang selama lima hari, dari tanggal 5-10 September 2018 lalu.

Sayangnya, kelakuan mereka memicu kemarahan di media sosial setelah meninggalkan apartemen yang mereka sewa dalam keadaan sangat jorok dan menjijikkan.

Dilansir detikINET dari NextShark, Kamis (19/9) sang pemilik penginapan memposting foto yang menunjukkan keadaan rumahnya usai disewa. Tampak tumpukan sampah hingga perabotan rumah yang berantakan.



Tak hanya itu, mereka juga merusak buku tamu pemilik rumah dengan coretan-coretan acak, termasuk sketsa tumpukan kotoran. Kejadian ini pun membuat pemilik rumah naik pitam dan menuntut ketiga mahasiswa tersebut untuk membayar dua kali lipat biaya pembersihan, namun ditolak oleh mereka.

Bahkan mereka tak menunjukkan rasa penyesalan atas tindakan yang telah membuat keadaan rumah berantakan. Alasannya karena apartemen itu bukan milik mereka.

"Kami menghabiskan uang untuk tempat tinggal, bukan untuk membersihkan. Ini bukan rumahku, saya tidak harus membereskan tempat ini untukmu," ungkap salah satu mahasiswi.

Mereka pun membela diri dengan beralasan tak menemukan tempat sampah apartemen pada saat check-in. Namun, pemilik apartemen memajang foto tiga tempat sampah yang telah disediakan dan terletak di balkon apartemen.

Setelah foto sang pemilik apartemen viral dan memicu kemarahan netizen, akhirnya ketiga mahasiswa ini meminta maaf. "Kami hanya ingin dimaafkan. Mungkin sudah terlambat," kata mereka.



Pria pemilik apartemen mengungkapkan sulit untuk memaafkan mereka dan mengatakan bahwa hanya karena membayar biaya pembersihan bukan berarti tamu boleh melakukan hal seenaknya di apartemen.

"Sebagai tuan rumah, biasanya saya bersihkan untuk anda. Tetapi itu tak berarti bahwa anda dapat merusak tempat ini," ungkap sang pemilik apartemen.

Dan akhirnya ketiga mahasiswi itu bersedia membayar uang denda ke tuan rumah senilai 6,666 Yen atau sekitar Rp 800 ribu.

Netizen pun mendukung apa yang dilakukan kepada pemilik apartemen. "Aku percaya pada tuan rumah." "Sejujurnya, sebagian besar gadis di China setelah '85 hingga '90 benar-benar malas," kata netizen. (jsn/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed