Sabtu, 18 Agu 2018 05:55 WIB

Merasa Tak Sanggup Lagi, Elon Musk Menangis

Fino Yurio Kristo - detikInet
Elon Musk. Foto: DW (Soft News) Elon Musk. Foto: DW (Soft News)
Jakarta - Elon Musk sering dijuluki sebagai Iron Man. Namun jelas ia manusia biasa, bahkan baru saja pemilik SpaceX dan Tesla ini menangis karena merasa tidak sanggup lagi.

Pria kelahiran Afrika Selatan itu tampak emosional dalam wawancara terbaru dengan New York Times, bahkan sempat mencucurkan air mata. Ia curhat telah bekerja terlalu keras dan harus menggunakan obat agar bisa tidur.

Salah satu yang dibahas dalam wawancara adalah apakah Musk benar-benar ingin membuat Tesla menjadi perusahaan privat dalam sebuah tweet menghebohkan pada 7 Agustus lalu. Tweet itu hanya dianggap pura-pura untuk meningkatkan saham Tesla, bahkan ada tudingan Musk terpengaruh ganja saat menulisnya.



Tapi Musk meyakinkan bahwa dia sungguh-sungguh dan tidak terpengaruh narkoba ketika menulis tweet bersangkutan. "Aku sedang tidak berada dalam pengaruh ganja. Ganja tidak membantu produktivitas," tandasnya.

Musk mengaku bahwa dia saat ini kelelahan karena bekerja keras sampai 120 jam per minggu. "Setahun ke belakang ini benar-benar menjadi yang tersulit dan menyakitkan dalam karirku. Ini menyiksa," katanya yang dikutip detikINET dari BBC.

New York Times menyatakan bahwa dalam wawancara, terkadang Musk berhenti bicara karena terlalu emosional. Dia mengungkap bahwa pada 28 Juni lalu saat ulang tahun, dia tetap bekerja tanpa henti sepanjang malam tanpa teman.

Pria dengan 5 anak ini juga mengaku harus menggunakan obat penenang agar bisa tidur jika sedang tidak bekerja. "Kadang pilihannya adalah obat tidur atau obat penenang," sebutnya.

Musk juga mengaku tidak masalah jika ada orang lebih baik yang ingin menggantikannya. Saat ini, Tesla dikabarkan sedang mencari eksekutif top untuk membantu Musk dalam pekerjaannya.

"Jika kalian tahu orang yang bisa melakukan pekerjaan lebih baik, beritahu aku. Mereka bisa memilikinya," kata salah satu orang terkaya di dunia ini.

Wawancara ini sepertinya membuat investor menjadi ketakutan akan kesanggupan Musk memimpin perusahaan. Harga saham Tesla pun sampai anjlok sekitar 8%.




Cek video saat Elon Musk Dikecam Karena Hina Penyelamat Korban Gua Thailand (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed