Jumat, 17 Agu 2018 20:49 WIB

Komentar Pedas Netizen Bikin Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: .psychologicalscience Foto: .psychologicalscience
Jakarta - Masih ingat dengan sosok ibu hamil yang berhimpitan dengan penumpang Commuter Line lainnya sampai ujung pintu? Kabarnya saat ini, ibu tersebut telah meninggal dunia.

Kisah ibu hamil tersebut sempat viral beberapa pekan lalu. Sayangnya, mulut tajam netizen saat mengomentari momen miris itu disebut-sebut membuat kondisi ibu hamil itu menjadi menurun. Sedihnya lagi anak kembar yang ada dalam kandungannya pun ikut kehilangan nyawa.



Hal itu terungkap dari postingan akun @echaimutenan di Instagram. Ia mengungkapkan rasa duka atas meninggalnya si ibu hamil yang tak lain adalah temannya sendiri.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan kekesalan terhadap netizen karena terlalu mudah menghakimi seseorang tanpa memikirkan dampaknya. Selain itu meminta tidak memviralkan kejadian seperti itu lagi.

Tadinya beberapa hari lagi perlengkapan menyusui yang sudah tidak dipakai lagi ini akan pindah kepemilikan. . . Tapi ternyata Allah punya jalan lain. Temen saya meninggal beserta bayi kembarnya tadi jam 3 pagi. Jadi pelajaran kita untuk tidak mudah judge orang seenak udelnya sendiri. Stop mompetition, stop momshaming dan stop julid netizen hanya berdasar sebuah foto atau gambar. Jangan pernah posting foto tanpa ijin orangnya. . . Minta doanya ya teman2. Semoga Almarhumah, Nur Fitriyani, dan anaknya kembarnya diterima di sisiNya. Dan sudah cukup sampai di sini viralnya jangan diteruskan, agar almarhum dan keluarga tenang 🙏. Mohon untuk tidak diviralkan lagi. Sudah cukup iya cukup. Biar tenang 🙏 . . Al fatihah

A post shared by Family Blogger Indonesia (@echaimutenan) on Aug 17, 2018 at 1:33am PDT



Hal senada juga diucapkan oleh Deddy Huang melalui postingan di akun Twitter-nya terkait netizen tersebut. Disampaikannya, efek viral negatif itu mengerikan. Salah satunya bisa membunuh tiga orang sekaligus, ibu dan anak kembar dalam kandungannya.






Mengenai persoalan ini, detikINET sudah berbicara dengan pemilik akun Instagram @echaimutenan. Ia berharap, kasus ini bisa menjadi pelajaran penting bagi kita untuk tidak asal berkomentar dan tidak mudah menjadikan sesuatu menjadi viral sehingga berdampak pada psikologi seseorang. (agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed