Kamis, 16 Agu 2018 11:40 WIB

Presiden Jokowi Bicara Soal Era Robot

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Agus Suparto/Fotografer Istana Kepresidenan Foto: Agus Suparto/Fotografer Istana Kepresidenan
Jakarta - Era robot, di mana teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan banyak digunakan, menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR 2018, Presiden Jokowi berulang kali menyebut pentingnya terobosan teknologi.

"Di tingkat pendidikan tinggi, kita harus berani melakukan berbagai terobosan jika ingin manusia- manusia Indonesia siap berkompetisi di masa depan," sebut Presiden Jokowi, di Gedung DPR MPR RI, Kamis (16/8/2018).

Dikatakannya, universitas-universitas di Indonesia harus berani mendobrak kebiasaan-kebiasaan lama. Mereka harus berani memunculkan program studi baru yang mencerminkan realitas kebutuhan keahlian masa kini dan masa depan.



"Saya percaya, langkah-langkah terobosan perguruan tinggi tersebut akan disambut baik oleh generasi muda kita, generasi yang sangat ingin melakukan lompatan kemajuan," ujarnya.

Melalui pembangunan yang disebutnya manusia sentris, Presiden Jokowi menyebutkan pentingnya menghadapi berbagai tantangan besar, seperti Revolusi Industri 4.0 yang sudah mulai mengubah wajah peradaban manusia.

"Kita harus bisa bicara tentang Artificial Intelligence, Internet of Things dan berbagai kemajuan teknologi yang hampir setiap detik selalu muncul yang baru," terangnya.

Dikatakannya, Indonesia harus cepat beradaptasi dan tidak boleh tertinggal dari negara lain membenahi negaranya masing-masing di era digital dan perubahan peradaban manusia.

Presiden Jokowi mengingatkan, sikap optimisme diperlukan dalam menghadapi dan menyikapi perubahan peradaban manusia. Modal sosial dan energi kebangsaan juga menjadi modal kuat untuk melompat ke depan.

"Lihat saja ketika empat santri muda dari Indonesia telah memenangkan kontes Robotic Games tingkat dunia di akhir tahun lalu," Presiden Jokowi mencontohkan.



Menurutnya, itu adalah bukti bahwa Indonesia tidak perlu takut dengan Revolusi Industri 4.0, tidak perlu khawatir terhadap masa depan. Sebaliknya, kita justru harus memanfaatkan perkembangan yang ada untuk membawa Indonesia semakin maju.

"Kita harus gesit dan cepat memanfaatkan kesempatan yang ada di depan mata karena rumus yang berlaku sekarang bukan lagi yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat," tegasnya.




Tonton juga 'Inovasi Baru: Perbaiki Mesin Pesawat dengan Robot Kecoak':

[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed