Minggu, 12 Agu 2018 21:14 WIB

Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mengatakan bila ada pihak merasa keberatan dengan keberadaan website beralamatkan domain Indonesia, seperti prabowosandi.id, prabowosandiaga.id, dan jokowimaruf.id, maka PANDI akan memfasilitasinya.

Ketua Umum PANDI Andi Budimansyah mengatakan pada prinsipnya untuk memiliki suatu domain tertentu itu dapat dilakukan berdasarkan siapa yang lebih dulu mendaftarkannya.



"Secara pendaftaran (domain Indonesia, seperti prabowosandi.id, prabowosandiaga.id, dan jokowimaruf.id) tak ada masalah, karena domain .id itu siapa yang lebih dulu, itu boleh memilikinya," ujar Andi saat dihubungi detikINET, Minggu (12/8/2018).

"Namun, harus ada itikad baik dalam mendaftarnya. Itikad baik ini seperti tidak melanggar hak orang lain. Terus, kalau ada yang jual dengan harga mahal ini juga bukan itikad baik. Kalau ada perselisihan, PANDI mempunyai mekanisme penyelesaiannya, tapi di sini kami sifatnya pasif," sambungnya.

Dengan demikian, apabila ada pihak yang merasa rugi dengan adanya situs internet khusus untuk domain lokal yang dijual dengan harga selangit tersebut, maka bisa melaporkannya ke PANDI.

Di sisi lain juga, PANDI akan mengecek pemilik nama domain prabowosandi.id, prabowosandiaga.id, dan jokowimaruf.id yang menjual ini, terkait hubungan sang empunya website dengan Prabowo-Sandiaga atau Jokowi-Ma'Ruf Amin.



"Kalau ada yang mengajukan keberatan karena ada kepentingan legitimasi, misalnya dari timses Prabowo-Sandi itu bisa diajukan kepada PANDI," ucapnya.

Nanti, proses penyelesaian perselisihan ini akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, ada juga tim panel yang terdiri dari ahli hukum, doktor, praktisi hukum merek, hingga akademisi untuk meninjau persoalan penggunaan nama domain tersebut.

Diberitakan sebelumnya, prabowosandi.id dan prabowosandiaga.id dijual dengan harga Rp 1 miliar. Sementara, jokowimaruf.id dibanderol lebih mahal mencapai Rp 2 miliar. Informasi penjualan websiter tersebut tertera jelas di halaman situs masing-masing.
(agt/agt)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed