BERITA TERBARU
Rabu, 08 Agu 2018 10:23 WIB

Begini Cara Grab Jemput Pelanggan Saat Ganjil-Genap

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Grab memastikan kebijakan peluasan ganjil genap di Jakarta saat Asian Games tidak menyulitkan mitra pengemudi maupun penumpangnya. Sebab sistem baru telah diterapkan mereka guna mempermudah penjemputan.

Hal tersebut diungkap Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. Dia mengatakan pihaknya telah meng-address secara teknologi dengan mengimplementasikan sistem baru selama perluasan ganjil genap diberlakukan.

"Selama ganjil genap ini kami pakai alogratisma yang disesuaikan dengan rute. Bukan berdasarkan lokasi penjemputan ataupun drop off. Jika melewati kawasan ganjil genap, mobil seperti apa yang bisa mendapatkan order," jelasnya saat ditemui di Jakarta.



Seperti diketahui penerapan perluasan ganjil-genap mulai berlaku pada Rabu (1/8/2018). Kebijakan yang berlaku selama Asian Games 2018 tetap berjalan pada Sabtu dan Minggu.

Dengan berlakunya aturan ganjil genap, Polda Metro Jaya dapat menilang para pelanggarnya. Sanksi bagi pelanggar aturan ganjil-genap diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Denda maksimal bagi para pelanggar Rp 500 ribu.

Adapun lokasi perluasan kebijakan itu meliputi:

1. Jalan S Parman-Jalan Gatot Subroto-Jalan MT Haryono-Jalan DI Panjaitan-Jalan Ahmad Yani-Simpang Coca Cola/Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.
2. Arteri Pondok Indah, mulai Simpang Kartini sampai Simpang Kebayoran Baru.
3. Jalan HR Rasuna Said.
4. Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran.

Di sisi lain, rute alternatif tetap diberikan agar warga Ibu Kota tetap bisa beraktivitas. Berikut jalur alternatifnya:

1. Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman, dan seterusnya.
2. Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo-Jalan Casablanca-Jalan KH Mas Mansyur, dan seterusnya.
3. Jalan RE Martadinata-Jalan Danau Sunter Barat-Jalan HBR Motik-Jalan Gunung Sahari, dan seterusnya.
4. Jalan Kwitang-Jalan Gunung Sahari, dan seterusnya.
5. Jalan RA Kartini-Jalan Ciputat Raya.
6. Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika (arah utara) atau Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-Jalan Raya Kalibata-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Casablanca, dan seterusnya (arah barat). (afr/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed