Minggu, 22 Jul 2018 14:49 WIB

#BanyuwangiSambutOborAG2018 Sempat Ramaikan Trending Topic Twitter

Ardian Fanani - detikInet
Foto: detikINET/Ardian Fanani Foto: detikINET/Ardian Fanani
Banyuwangi - Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang dilintasi pawai obor Asian Games (AG) 2018 terus mematangkan persiapannya. Salah satunya dengan memeriahkannya di media sosial, seperti halnya di twitter.

Tagar #BanyuwangiSambutOborAG2018 pun memuncaki trending topic platform medsos berlogo burung itu. Tak hanya satu kali, tagar ini pun sempat dua kali muncul di daftar topik yang paling sering dibahas di jejaring media sosial tersebut.

"Hari Jumat kemarin sudah trending topic. Saat ini juga sudah trending topic juga. Ini antusias masyarakat Banyuwangi dalam menyambut Asian Games," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, di depan Stadion Diponegoro, saat menanti arak-arakan obor Asian Games, Minggu (23/7/2018).


Dukungan masyarakat Banyuwangi tidak hanya dilakukan di media sosial, tapi juga semarak di sepanjang jalan protokol kota. Masyarakat berjejer memberikan dukungan para pembawa obor.

"Dijamin di jalan pasti ramai. Tidak hanya di media sosial saja," tambahnya.

Selama ini, lanjut Anas, Pemkab Banyuwangi telah memberikan perhatian cukup serius terhadap media sosial. Semua dinas, badan dan bagian di bawah Pemda Banyuwangi telah memiliki akun medsos.

Sebelumnya tagar #BanyuwangiSambutOborAG2018 sempat memuncak pada Jumat kemarin (20/7). Keberhasilan ini ternyata tidak terlepas dari tangan dingin ASN (Aparatur Sipil Negeri) Pemerintah Daerah Banyuwangi. Mereka mengikuti pelatihan literasi media sosial yang digelar oleh Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

"Kita mengajarkan literasi media sosial kepada ASN di Banyuwangi untuk turut serta mengkampanyekan hal-hal positif yang dilakukan oleh pemerintah. Nah, sebagai tugas pertama, kita mencoba memviralkan hastag #BanyuwangiSambutOborAG2018," ungkap Sekretaris Tim Media Kemenkopolhukam Wahyu A Permana, Jumat lalu (20/7/2018).

ASN sebagai salah satu pilar negara, jelas Wahyu, memang memiliki tanggung jawab untuk ikut menyukseskan program-program pemerintah. Tidak hanya menjelaskan ke masyarakat, tapi juga di media sosial.

"Medsos kini jadi elemen penting sebagai rujukan informasi masyarakat. Untuk itu, ASN juga perlu terlibat menjelaskan berbagai program pemerintah di medsos," imbuh Wahyu.

Selain itu, pelatihan tersebut, juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ASN dalam menangkal hoax. "Tidak sedikit hoax yang menyelewengkan program pemerintah maupun yang mengancam kesatuan bangsa dengan berita hoax. Ini jangan sampai ASN terlibat menyebarluaskannya," paparnya. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed