Selasa, 17 Jul 2018 16:38 WIB

Riau akan Menjadi Tuan Rumah Harteknas ke 23

Chaidir Anwar Tanjung - detikInet
Ilustrasi. Foto: Thinkstock Ilustrasi. Foto: Thinkstock
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau akan menjadi tuan rumah Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke 23 tahun 2018. Sejauh ini, sudah ada yang mendaftar dari perguruan tinggi dan institusi lainnya sebanyak 84 peserta.

Tujuan Harteknas ini untuk menghargai keberhasilan putra-putri Indonesia dalam memanfaatkan, menguasai dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta untuk memberikan dorongan kepada mereka untuk terus menerus membangkitkan daya inovasi.

"Peringatan Harteknas juga menjadi momentum untuk memberikan pertanggungjawaban publik terhadap segala hal yang telah dilakukan komunitas Iptek dengan sumber daya yang diberikan oleh rakyat Indonesia," kata Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Jumain Appe yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Harteknas.



Jumain menjelaskan, Harteknas ke 23 Tahun 2018 akan dilaksanakan di Provinsi Riau pada hari pucak 10 Agustus mendatang. Lokasinya berada di Gedung Daerah Pauh Jingga, Komplek Gubernuran Provinsi Riau di Pekanbaru.

Alasan Riau dijadikan tuan rumah, kata Jumain, karena Riau menjadi salah satu lumbung energi nasional dan penyangga utama kebutuhan pangan di Pulau Sumatera, khususnya sektor pertanian dan perkebunan.

"Hal ini sesuai dengan tema Harteknas 2018 Pangan dan Energi, oleh karena itu Riau tepat ditunjuk sebagai tuan rumah," kata Jumain.

Selain itu, sambung Jumain, Riau sebagai tuan rumah karena Kemenristekdikti menilainya sukses mengembangkan sektor pertanian inovasi daerah dengan menjadi salah satu penerima penghargaan Budhipura dari Kemenristekdikti tahun 2017.

"Sehingga pantas ditunjuk menjadi tuan rumah dan menjadi provinsi pertama di Sumatera," kata Jumain.

Prioritas Riset Nasional, kata Jumain, akan difokuskan kepada tiga sektor, yaitu food, energy dan water (FEW). Sedangkan prioritas riset bidang fokus terdiri dari 7 bidang yaitu, teknologi, pangan, teknologi informasi dan komunitas, teknologi energi, teknologi kesehatan dan obat, teknologi transportasi, teknologi Hankam.



"Tagline yang diusung pada Harteknas 23 yaitu 'Inovasi, Bangun Bangsa' yang bertujuan untuk mendorong inovasi dalam bidang Iptek guna meningkatkan daya saing bangsa dalam rangka ketahanan nasional. Dengan terus menggelorakan inovasi diharapkan Indonesia menjadi negara maju, modern dan sejahtera," tutup Jumain. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed