Kamis, 12 Jul 2018 16:58 WIB

Elon Musk Ingin Jadi Pahlawan Krisis Air

Annisa Shafira - detikInet
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Foto: Getty Images CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Foto: Getty Images
Jakarta - Krisis air yang melanda wilayah Flint, Amerika Serikat, sejak 2014, ikut menarik perhatian CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Pria yang dikenal sebagai Tony Stark di kehidupan nyata ini, ingin membantu memecahkan persoalan tersebut.

Masalah air ini bermula ketika pemerintah setempat mengganti sumber air dari danau Huron menjadi sungai Flint pada 2014. Sungai Flint adalah sebuah sungai di Michigan, Amerika Serikat.

Celakanya, air di sungai tersebut tercemar karena mengandung timah dengan kandungan yang tinggi akibat adanya pipa-pipa tua. Namun air yang tercemar itu tetap disalurkan ke rumah-rumah warga sehingga meracuni mereka. Sebagai informasi, di berbagai kota di Negeri Paman Sam, air keran dianggap aman untuk diminum.



Empat tahun telah berjalan, krisis ini belum kunjung usai. Dikutip detikINET dari Engadget, Kamis (12/7/2018), banyak penduduk yang masih takut menggunakan air keran di kota tersebut.

Untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, masak, dan minum, warga Flint harus menggunakan air kemasan. Di tengah masalah ini, seorang netizen melalui akun Twitter @DylanSheaMusic 'mencolek' Musk agar dirinya membantu masalah ini.




Membalas tweet tersebut, Musk berjanji menyelesaikan masalah krisis air yang terjadi di Flint. "Anggap ini sebagai komitmen saya. Saya akan membiayai perbaikan air di setiap rumah di Flint yang kadar pencemaran airnya di atas standar FDA. Saya tidak bercanda," kata Musk dalam cuitannya.

Tweet ini pun langsung menuai beragam reaksi netizen. Banyak yang memuji, ada juga yang menganggap Musk hanya membual. Seperti diketahui, Musk pekan ini juga menjadi perbincangan publik setelah mengirimkan kapal selam mini untuk membantu misi penyelamatan 12 remaja yang terjebak di sebuah gua di Thailand.

Tindakan itu pun selain menuai decak kagum juga mengundang kritikan. Banyak yang menudingnya cari muka, pahlawan kesiangan dan kapal selam yang dikirimkannya sama sekali tidak berguna dalam misi penyelamatan.

Musk memang sering dicibir karena keterlibatannya dalam peristiwa-peristiwa besar sebagai sebuah aksi publikasi. Meski demikian, komitmen Musk memang masih perlu ditunggu kelanjutannya, terutama terkait janjinya menyelamatkan warga Flint dari krisis air. Saat ini, pemerintah Michigan mengakhiri program pembagian air kemasan gratis. Padahal, masih banyak orang yang tidak bisa menggunakan air keran di rumahnya.


Simak video saat Elon Musk Beri Kapal Selam untuk Selamatkan Korban Gua Thailand

[Gambas:Video 20detik]




Musk mengimbau penduduk Michigan tersebut untuk membalas tweet-nya dengan hasil test air dan alamat email mereka. Tujuannya agar dapat didaftarkan dalam programnya.

Sebenarnya, pemerintah telah merencanakan penggantian pipa di sungai Flint tahun 2019 mendatang. Namun saat ini, yang bisa mereka lakukan hanya menunggu. Apakah kali ini Musk dapat benar-benar membantu, atau lagi-lagi hanya dianggap pahlawan kesiangan?
Elon Musk Ingin Jadi Pahlawan Krisis Air
(agt/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed