Selasa, 03 Jul 2018 07:25 WIB

Bill Gates Ingin Semua Orang Tahu 3 Fakta Penting Ini

Annisa Shafira - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Miliuner dan pendiri Microsoft, Bill Gates berkata bahwa orang-orang perlu mengetahui tiga fakta ini untuk dapat lebih baik memahami dunia. Apa saja?

Fakta yang ingin diungkap Gates adalah data statistik mengenai tingkat kematian anak di dunia, tingkat kesuburan, dan jumlah orang yang mengalahkan kemiskinan ekstrim.

"Salah satu situs kesukaan saya adalah OurWorldInData.org. Situs ini menggunakan statistik -mengenai apapun, mulai dari kesehatan, populasi, perang sampai lingkungan - untuk memberikan wawasan luar biasa tentang bagaimana kondisi hidup manusia berubah di dunia," ujar Gates di blog nya.

"Saya meminta penemu situs ini, seorang ekonom dari Oxford Max Roser, untuk membagi tiga fakta dari situsnya yang harus diketahui orang-orang," lanjutnya.



Menurut Roser, mengetahui beberapa statistik tentang dunia akan memberikan kerangka bagi kita untuk dapat lebih memahami dunia secara akurat.

Banyak orang yang hanya mencari data statistik ketika mereka membutuhkannya. Namun untuk perkembangan global berskala besar, kita perlu mengetahui beberapa statistik dasar yang menggambarkan kondisi kehidupan terkini.

"Mengetahui fakta tentang perubahan-perubahan global memberikan konteks bagi berita sehari-hari dan membantu Anda lebih memahami informasi baru. Dan itu harus menjadi dasar dari debat politik agar kita dapat mendiskusikan apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan." ujar Roser pada tulisan yang diunggah di blog Gates.

Ini hal-hal yang perlu Anda ketahui menurut Gates dan Roser, seperti yang dikutip detikINET dari CNBC Selasa, (3/7/2018) :






Kematian anak per tahun berkurang sejak 1960


Setiap tahunnya, 5,6 juta balita meninggal dunia. Dari jumlah tersebut berarti ada 15.500 kematian per hari dan 11 kematian anak per menit. Menurut data dari PBB, tahun 1960-an, 20 juta anak meninggal setiap tahunnya.

"Salah satu alasan utama mengapa kita kesulitan untuk membuat kemajuan di dunia sekarang, adalah karena kita tidak tahu bahwa keadaan di masa lalu jauh lebih buruk. Dunia sekarang sudah jauh lebih baik, walaupun masih buruk," ujar Roser.

"Saat seseorang berkata bahwa kita bisa duduk tenang karena sekarang dunia sudah lebih baik, saya dapat berkata bahwa 11 anak masih meninggal setiap menitnya. Kita tidak boleh menerima dunia apa adanya dengan keadaannya saat ini. Saat saya merasa putus asa akan tragedi ini, saya juga dapat mengingat bahwa kita telah mengurangi kematian anak per tahun dari 20 juta ke 5,6 juta dalam waktu 50 tahun," imbuhnya.




Jumlah rata-rata kelahiran anak per tahun menurun


50 tahun terakhir ini, tingkat kesuburan dunia telah menurun dari 5 anak per wanita menjadi kurang dari 2,5 anak per wanita. Artinya, tingkat pertumbuhan populasi berkurang dari 2% per tahun menjadi 1% per tahun.

Tersedianya alat kontrasepsi dan akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang berkualitas tinggi akan mempengaruhi tingkat kesuburan. Begitu juga dengan tingkat kematian anak. Mengapa hal ini penting?

"Masalahnya adalah, populasi bertambah dengan cepat pada tempat-tempat di mana hal tersebut sukar diatasi. Sehingga ada ketidakmampuan untuk memberi makan, mengedukasi, mempekerjakan, dan melindungi lingkungan," ungkap Gates.








Tingkat Kemiskinan Berkurang, Tapi...


Dari tahun 1990 sampai tahun 2015, 137.000 orang sukses meninggalkan kemiskinan ekstrem setiap harinya.

Menurut World Bank, seseorang dapat dikatakan hidup dalam kemiskinan ekstrem apabila mereka hidup dengan USD 1.90 atau 27.000 rupiah per orang, per hari.

Pada tahun 1990, 1,86 miliar orang hidup dalam kemiskinan ekstrim. Sekarang, jumlah tersebut telah berkurang menjadi 706 juta.

"Saat Anda bertanya kepada orang-orang apakah dunia membuat kemajuan dalam melawan kemiskinan ekstrim, banyak yang menganggap bahwa jumlah orang yang mengalami kemiskinan ekstrim malah bertambah," kata Roser.

Walaupun masih banyak sekali orang yang hidup dalam keadaan ini, jumlahnya telah menurun dengan signifikan. Dengan perkembangan seperti ini, kemiskinan ekstrim dapat dimusnahkan.

Dari statistik ini, Bill Gates merasa optimistis tentang perkembangan dunia.


"Saya tidak meremehkan pekerjaan yang masih harus dilakukan untuk membuat perkembangan. Memiliki pandangan optimistis bukan berarti mengacuhkan tragedi dan ketidakadilan yang ada. Melainkan menjadi sumber inspirasi bagi kita untuk mencari orang-orang yang dapat membuat kemajuan pada bidang-bidang tersebut, dan membantu mempercepat prosesnya," tutup pria berusia 62 tahun itu. (afr/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed