Kamis, 03 Mei 2018 19:40 WIB

Transaksi Belanja Online di Ramadan Bisa Tembus Rp 300 Miliar

Agus Tri Haryanto - detikInet
Bayu Syerli Rachmat. Foto: Agus Tri Haryanto/inet Bayu Syerli Rachmat. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Pada bulan Ramadan, daya konsumsi masyarakat Indonesia bisa terbilang tinggi. Hal itu seiring dengan cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima oleh para karyawan di berbagai perusahaan.

Sebagai penyedia layanan e-Commerce, Bukalapak tak ingin menyiakan kesempatan tersebut. Bukalapak menargetkan nilai transaksi pada bulan puasa tahun ini, bisa setara dengan pencapaian di Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2017.

"Harbolnas kemarin itu mencapai Rp 300 miliar, untuk bulan Ramadan ini kita targetkan di angka rata-rata Rp 200 milar per harinya selama Ramadan," ujar VP of Marketing Bukalapak Bayu Syerli Rachmat ditemui di Kantor Google Indonesia, Gedung Pacific Century Place, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (3/5/2018).



Bayu mengungkapkan nilai transaksi yang terjadi di Bukalapak setiap harinya bisa mencapai Rp 50-70 miliar. Nilai transaksi tersebut kemudian melonjak saat memasuki Ramadan, khususnya menjelang Lebaran.

"Bila nilai transaksi tahun ini rata-rata saat Ramadan bisa mencapai Rp 200 miliar, maka saat THR turun itu nilai transaksinya hingga Rp 300 miliar lebih," kata Bayu.

Disampaikan Bayu, ada perbedaan Harbolnas dengan Ramadan. Bila Harbolnas diselenggarakan dalam waktu jangka pendek, berbeda dengan Ramadan yang waktunya panjang.

"Ramadan itu demand-nya terbentuk sendiri, ini bukan kita yang create demand-nya, tapi sudah jadi kebiasaan. Makanya, bagaimana e-Commerce seperti Bukalapak bisa membantu mereka untuk kemudahan dalam berbelanja, seperti lebih mendapatkan barangnya," tutur dia.

Mengenai produk yang laris di bulan puasa, Bukalapak mendeteksi bahwa kategori gadget dan fashion berada di urutan teratas, meski secara volume kedua kategori tersebut memiliki perbedaan.

"Gadget secara nilai itu besar karena harganya bisa Rp 1-2 jutaan. Kalau fashion itu menang di volume, mulai dari gelang, kaos, topi, itu kalau di jumlah item paling banyak tapi nilainya kecil dari gadget," sebutnya.

Saksikan video 20Detik untuk mengetahui kebiasaan konsumen Indonesia berbelanja online menjelang Ramadan di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed