Kamis, 03 Mei 2018 10:04 WIB

Pesan Menyentuh Pendiri Tokobagus Sebelum Meninggal

Fino Yurio Kristo - detikInet
Remco Lupker (kiri). Foto: dok. pribadi Remco Lupker (kiri). Foto: dok. pribadi
Jakarta - Salah satu pendiri Tokobagus dan sosok pionir di jagat e-commerce Indonesia, Remco Lupker, baru saja berpulang. Sebelum menghadap yang Maha Kuasa, pria kelahiran Belanda ini membagikan pesan menyentuh di akun Facebook pribadinya.

Pada postingan itu, Remco mengucapkan rasa terima kasih pada orang-orang terdekat yang mendampinginya selama masa-masa sulit. Mereka membantu berbagai keperluan Remco sebelum dia berpulang.

"Kalian sungguh sangat membantu dan aku tak bisa menyusun kata-kata tentang seberapa banyak aku mengapresiasinya. Aku merasa terberkati dengan teman-teman seperti kalian," begitu kurang lebih tulisnya.



Ia merasa bersyukur keluarga dan teman-teman selalu berada di sampingnya. "Terima kasih pada saudariku dan suaminya yang meninggalkan rumah mereka untuk mendukungku dan istri dalam melalui waktu yang sangat-sangat berat ini," tambah Remco.

"Dan mungkin yang lebih penting, kita berbicara tentang berbagai hal, berbagi perasaan dan mengatakan hal-hal yang ingin kita katakan sebelum waktunya tiba," lanjut dia.

"Tapi mungkin yang lebih penting lagi bagiku adalah aku dikelilingi lagi oleh keluargaku. Minggu lalu seluruh keluargaku ada di sini dan aku berdoa untuk lebih banyak minggu seperti itu. Terima kasih guys, kami sangat mencintai kalian, lebih dari yang kalian pikirkan atau bayangkan," pungkasnya.



Berdasarkan informasi dari Vynna, sang istri, Remco menghembuskan nafas terakhirnya di tanah kelahirannya, Belanda, setelah berjuang cukup lama melawan kanker paru-paru yang dideritanya.

"Meninggal di Belanda jam 10.10 waktu Belanda," sebut Ikhwan Sitorus, mantan PR Manager Tokobagus, saat mengabari detikINET, Rabu (2/5/2018).

Informasi lain yang didapat dari mantan karyawan Toko Bagus lainnya Marlon Keintjem, Remco yang sudah cukup lama tinggal di Indonesia, kembali ke Belanda sekitar tiga tahun belakangan untuk menjalani perawatan intensif penyakit kankernya.

Sebagai salah satu orang terdekat Remco, Marlon mengetahui bahwa sahabatnya tersebut melakukan rawat jalan selama dua tahun terakhir. Disebutkannya, sebelum meninggal, Remco sempat menahan kesakitan lalu mendapatkan penanganan dokter hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Pria kelahiran Belanda 24 Maret 1969 ini meninggal di usia 49 tahun. Ia meninggalkan istri dan dua anak.

Selamat jalan Remco... (fyk/fyk)