Ya Ampun, Seorang Anak Dibunuh karena iPod...
- detikInet
Jakarta -
Seorang ayah di Brooklyn, Amerika Serikat harus kehilangan anak laki-lakinya cuma gara-gara sebuah iPod--pemutar musik besutan Apple Computer Inc. Namun, hatinya kembali tenang setelah menerima telepon dari CEO Apple.Christopher--demikian nama anak berusia 15 tahun yang terbunuh saat ia sedang berjalan-jalan bersama teman-temannya. Pembunuhan yang disertai perampokan barang-barang berharga itu terjadi pada Sabtu sore (2/7/2005) minggu lalu.Rencananya Christopher bersama tiga orang temannya yang lain akan pergi ke Pennsylvania untuk melihat pertunjukan kembang api. Di tengah jalan, tak jauh dari rumah Chris, mereka dihadang belasan remaja nakal yang kemudian memukuli mereka.Selama perkelahian tersebut, salah seorang remaja jalanan itu menusuk Chris dua kali di bagian dadanya. Dikabarkan, ia juga merampok barang-barang berharga termasuk diantaranya iPod.Pembunuh yang belakangan diketahui namanya Darran Samuel (16 tahun), akhirnya ditahan atas kejahatan pembunuhan tingkat dua dan perampokan yang berbuntut penyerangan.Para penuntut mengatakan, perkelahian sengit itu dimulai dari remaja-remaja nakal itu yang memaksa agar Chris memberikan iPod miliknya. iPod memang telah menjadi primadona di kalangan pecinta musik digital sejak diperkenalkannya produk ini di masyarakat Oktober tahun 2001 silam.Dikabarkan dalam beberapa bulan terakhir, petugas berwenang telah melihat adanya peningkatan kejahatan stasiun kereta bawah tanah. Kebanyakan adalah pencurian ponsel dan piranti pemain musik digital iPod. Korbannya rata-rata anak remaja yang dirampok saat jam-jam pulang sekolah.Ayah Chris, Errol Rose mengatakan, ia telah menemukan hikmah dari kemalangan yang menimpa anak dan keluarganya. Karena hal ini, hatinya jadi tergerak untuk membantu remaja-remaja lain yang juga mengalami nasib yang sama dengan anaknya.Hal yang paling menggugah semangatnya adalah saat Steve Jobs, CEO Apple tiba-tiba menghubungi ponselnya untuk mengucapkan belasungkawa.Betapa tidak, Steve Jobs berbicara layaknya teman akrab. "Jika ada yang bisa saya bantu--apa saja--jangan sungkan untuk menelpon. Kata-katanya membuat saya jadi agak tenang sedikit," ujar Errol Rose seperti dilansir New ork Times dan dikutip detikinet Rabu (6/7/2005).Sementara itu, juru bicara pribadi Steve Jobs menolak untuk memberikan komentar atas telepon yang dilayangkan pada Errol Rose itu. Foto: Steve Jobs. Sumber: situs resmi Apple Computer
(epi/)