Jumat, 13 Apr 2018 09:15 WIB

Perusahaannya Krisis, Elon Musk Rela Tidur di Pabrik

Muhammad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: REUTERS/Joe Skipper/ Foto: REUTERS/Joe Skipper/
Jakarta - Kesibukannya dalam menyelamatkan produksi mobil buatan Tesla membuat Elon Musk harus tidur di pabrik. Bahkan dia rela tidak mandi dan pulang ke rumah sampai ia stres.

Dalam wawancara bersama Gayle King dalam acara CBS This Morning, Elon Musk mengaku bahwa dirinya tengah dilanda stres. Hal tersebut dapat terjadi karena produksi Tesla Model 3 yang tengah dikebut.

"Saya benar-benar stres. Kami sangat kesulitan, bahkan bisa dibilang tersiksa, dalam beberapa bulan terakhir," ucapnya, sebagaimana detikINET kutip dari CNBC, Jumat (13/4/2018).



Saat King menanyakan apa yang membuatnya tersiksa, pria berjuluk Iron Man tersebut mengatakan bahwa hal itu disebabkan karena dirinya tidur di lantai pabrik.

"Saya melakukan itu bukan karena saya menganggap pabrik sebagai tempat yang lucu dan menyenangkan untuk tidur. Kau pasti paham maksudku. Benar-benar mengerikan," ujarnya.

Perusahaannya Krisis, Elon Musk Rela Tidur di PabrikFoto: Elon Musk dan mobil Tesla (Recode)


Lalu, begitu ditanya mengapa ia harus tidur di pabrik, Elon mengaku bahwa dirinya tidak mempunyai waktu untuk pulang ke rumah, bahkan untuk mandi sekalipun.

Dikebutnya produksi Model 3 dikarenakan Tesla gagal memenuhi target pembuatan dari mobil listrik tersebut. Dalam periode 28 Maret - 3 April, Tesla hanya mampu memproduksi 2.020 Model 3.

Angka tersebut masih tertingal lebih dari 400 unit dari target 2.500 mobil yang bisa diproduksi dalam periode selama tujuh hari itu. Bahkan, pihak Tesla, sebagaimana disebutkan oleh Elon, masih berharap untuk memproduksi 5.000 unit Model 3 setiap minggunya dalam kurun waktu tiga bulan, terhitung sejak 28 Maret.



Ia pun sempat menulis kicauan di akun Twitter pribadinya sembari menyebut industri manufaktur mobil tak ubahnya seperti 'neraka'. Meski begitu, ia mengaku harus tetap bertanggung jawab sebagai seorang CEO dari Tesla.

[Gambas:Video 20detik]

"Saya tidak percaya terhadap omongan bahwa seorang CEO bisa seenaknya liburan. Tugas saya sebagai CEO adalah fokus terhadap segala hal yang paling penting, dan saat ini hal tersebut merupakan produksi Model 3" pungkasnya.

(afr/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed