Sabtu, 03 Mar 2018 18:15 WIB

Tips Ampuh yang Baru Bikin Startup Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Bali - Istilah unicorn sering terdengar belakangan ini, di mana julukan tersebut disematkan kepada startup yang punya nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar. Untuk mencapai itu semua, startup tersebut tentu harus berdarah-darah terdahulu sebelumnya.

Seperti yang dijelaskan oleh Executive Director Gerakan Nasional 1.000 Enda Nasution. Disampaikannya startup mengalami kesuksesan hingga menyandang gelar unicorn karena ada perjuangan di balik itu semua.

"Selama ini yang didengar itu yang unicorn, yang sukses, wah dapat investasi, seringkalinya dengar itu dulu, itu nggak bisa dihalangi karena menarik. Tapi, publik harus tahu untuk menjadi ke situ itu nggak sekali jadi, bikin startup terus langsung dapat (pendanaan)," kata Enda kepada detikINET di coworking Ke{m}bali, Seminyak, Bali.

Tips Ampuh yang Baru Bikin Startup DigitalEnda Nasution, Executive Director Gerakan Nasional 1.000. (kiri) Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET


Maka dari itu, Enda menyampaikan kalau untuk terjun ke startup harus berjuang dahulu, mulai dari soal solusi yang ditawarkan di startup miliknya, tim, jejaring, coworking, sampai turut terlibat membangun ekosistem.

"Harus ada prosesnya dulu untuk sampai ke sana. Jangan sampai punya mimpi bikin startup itu, bikin sekarang terus besok investasi. Toh, Nadiem Makarin (CEO GO-JEK) juga nggak besok langsung jadi, butuh sampai lima tahun, lebih dengan segala jatuh bangunya," ungkap Enda.

Bagi yang baru ingin terjun di dunia startup dan belum memiliki jejaring maupun kesulitan mengenai berbagai hal yang menyangkut perusahaan rintisan digital, hal itu bisa ditemukan dalam program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.

"Mau belajar startup dari mana? di sekolah nggak ada, kampus nggak ada, itu bisa belajar dari teman-teman startup yang sudah melakukannya, itu yang ada di mentor-mentor kita yang sudah jatuh bangun, gagal, sukses, pernah invest, jual, dan lain sebagainya," tutur Enda mengajak. (agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed