Takut Privasi Terganggu
George W. Bush 'Alergi' E-mail
- detikInet
Jakarta -
Amerika Serikat (AS) mungkin negara adidaya yang cukup terdepan soal teknologi informasi. Meski demikian, Presiden AS George W. Bush ternyata tidak mau memakai e-mail. Bush mengakui hal itu saat berbincang-bincang dengan American Society of Newspaper Editors mengenai kebebasan publik untuk memperoleh informasi di Gedung Putih, Washington. Anak mantan presiden George Bush itu mengatakan ia bahkan tidak mau mengirimkan e-mail kepada kedua anak kembarnya.Seperti diberitakan reuters, Jumat (15/04/2005), Bush khawatir hal-hal pribadi akan terungkap ke publik jika ia menggunakan e-mail. "Harus ada privasi pada tingkat tertentu," ujarnya.Menurut Bush, alasannya menghindari penggunaan e-mail karena segala sesuatu yang terjadi di Washington (ibukota Amerika Serikat) selalu diselidiki. "Akibatnya kita kehilangan banyak sejarah, bukan hanya saya, tapi Presiden yag lainnya juga," ia menambahkan.Agaknya, Bush beranggapan bahwa e-mail yang dikirimkannya pasti akan bocor ke publik. Karena menurut Bush, ia bahkan tidak ingin mengirimkan e-mail ke anaknya. "Saya tidak mau anda membaca hal-hal pribadi dari saya," tuturnya kepada audiens yang terdiri dari para editor suratkabar AS itu."Harus ada privasi pada tingkat tertentu. Anda berhak untuk mengetahui bagaimana saya mengambil keputusan. Anda berhak bertanya, dan saya akan menjawab. Tapi saya kira anda tidak berhak membaca surat antara saya dan anak saya," ia menambahkan.
(wsh/)