Saksikan Surat Wasiat & Pemakaman Paus Live dari Internet
- detikInet
Jakarta -
Surat resmi permintaan terakhir dan surat wasiat Paus John Paulus II disebar di internet. Wasiat yang dokumen aslinya ditulis dalam bahasa Polandia ini, dialihbahasakan menjadi bahasa Italia Vatikan dan dipublikasikan di situs Vatikan.Dokumen ini pertama kali dibuat sejak tahun 1979, oleh Karol Wojtyla yang berasal dari Polandia. Karol Wojtyla adalah nama asli dari Paus Paulus II yang menjadi Paus pada tahun 1978.Isi wasiat tersebut diawali dengan kalimat yang jika diterjemahkan bebas berarti "Aku sepenuhnya berserah diri pada-Mu,". Dalam wasiatnya, Paus berterima kasih dan memohon maaf serta meminta doa kepada semua orang. Paus juga meminta semua catatan pribadinya dibakar. Dan mengakhiri catatannya dengan kalimat: "Untuk semuanya aku hanya ingin berkata satu hal, semoga Tuhan membalas kebaikan kalian."Dokumen asli telah beberapa kali mengalami perbaikan sejak tahun 1980 sampai tahun 2000. Dalam dokumen tersebut, disampaikan bahwa Paus tidak memiliki harta apa pun untuk diwariskan, kecuali perlengkapannya sehari-hari.Paus menghembuskan nafas terakhirnya di usia 84 tahun, hari Sabtu (2/4/2005) pukul 21:37 waktu Vatikan. Kondisi kesehatannya mulai menurun sejak 2 bulan yang lalu, dikarenakan serangan jantung. Sekitar ratusan ribu peziarah menghadiri pemakamannya di kota Vatikan. Pemakaman dilakukan Jumat (8/4/2005) di Basilica, Santo Petrus, Vatikan.Internet juga menyiarkan prosesi pemakaman, bagi mereka-mereka yang tidak bisa datang langsung ke Vatikan. Situs Vatikan menyediakan link untuk menyaksikan siaran langsung video streaming dari televisi Vatikan, Vatican Television Center.
(nks/)