Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Buntut Sweeping Warnet di Cilacap
Terbit Isu 'Pemalakan' Warnet
Buntut Sweeping Warnet di Cilacap

Terbit Isu 'Pemalakan' Warnet


- detikInet

Jakarta - Setelah sweeping warnet di Cilacap muncul isu terjadi 'pemalakan' warnet di wilayah tersebut oleh oknum kepolisian. Konon hal itu memang sering terjadi.Pekan lalu beberapa warung internet (warnet) di Cilacap dipanggil oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Cilacap terkait kasus penggunaan software bajakan. Sesudah peristiwa itu, merebak isu di kalangan warnet bahwa di Cilacap terjadi 'pemalakan' oleh oknum kepolisian. Terlepas dari benar atau tidaknya isu tersebut, konon praktek serupa juga kerap terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia. Masalahnya? Warnet dianggap sebagai tempat 'ketangkasan'. Salah satu anggota dewan ketua Asosiasi Warnet Indonesia (AWARI) Michael Sunggiardi mengemukakan, hal seperti itu sempat terjadi di Bogor beberapa tahun lalu. "Memang kenyataannya seperti itu. Karena warnet dianggap sebagai tempat 'ding-dong'," tutur Michael saat dihubungi detikinet, Selasa (05/04/2005).Michael adalah salah satu pelopor penyelenggara jasa internet di Indonesia. Ia adalah pemilik dan pendiri Bogor Internet (Bonet). Aktivitasnya dalam mempromosikan warnet membuat pria yang akrab dipanggil Opa ini dianggap sebagai salah satu 'bapak' warnet Indonesia.Terjadinya 'pemalakan' warnet di Bogor, ujar Opa, diketahuinya lewat seorang temannya yang mengelola warnet. Menurut Opa, warnet itu diminta membayar 'iuran' Rp 200 ribu - Rp 300 ribu per bulan. Untungnya, lanjut Michael, praktek itu tampaknya berhenti setelah Kapolwil setempat dihubungi dan diberi penjelasan mengenai warnet. "Saya bilang, warnet bukan 'ding-dong' Pak. Memang banyak mainan di dalamnya, tapi pada dasarnya itu untuk pendidikan," Michael menambahkan. Praktek seperti itu konon terjadi juga di Cilacap baru-baru ini. Sumber detikcom menyebutkan, warnet yang pekan lalu terkena sweeping penggunaan software bajakan adalah yang enggan membayar 'iuran'. (wsh/)







Hide Ads