Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SBY akan Buka Kontes Robot Indonesia

SBY akan Buka Kontes Robot Indonesia


- detikInet

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan membuka Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) yang akan berlangsung 14-15 Mei 2005 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.KRI kali ini adalah kontes ketujuh yang pernah diadakan. Kontes ini ditujukan untuk mecari perakit robot handal, yang akan mewakili Indonesia dalam kontes robot internasional yang berlangsung di Beijing tanggal 27 Agustus mendatang. Sementara KRCI diadakan untuk menjaring minat masyarakat yang gemar merakit robot. Dalam kontes kali ini, KRI yang bertema "Menggapai puncak borobudur, Nyalakan Api Perdamaian", diikuti oleh 32 tim dari 28 perguruan tinggi negeri dan swasta. Tema kali ini serupa dengan tema kontes internasional yang diselenggarakan oleh Asia Pasific Broadcast Union (ABU Robocon), yang bertema "Climb on The grate Wall, Light the Holly Fire". ABU Robocon adalah organisasi penyiaran se-Asia Pasifik, yang berpusat di Tokyo Jepang. "Minat peserta KRI dan KRCI meningkat sebesar 30 persen dari tahun kemarin. Dan 30 persen peserta adalah dari universitas swasta yang mayoritas mereka punya biaya yang lebih besar," Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Prof. Satryo Soemantri Prodjonegoro, sekaligus rektor Universitas Indonesia, dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Depdiknas, Jakarta, Kamis (12/5/2005).Satryo menjelaskan, pemenang KRI selain akan dikirim untuk mengikuti kontes internasional, juga akan memenangkan piala bergilir Sambawana Pratimacala, yang artinya patung yang aktif berpikir dan bergerak. Dari tujuh kali penyelenggaraan kontes ini, empat yang pertama berlangsung di ITS Surabaya, dan tiga yang terakhir di UI. Prestasi Indonesia dalam kontes internasional bisa dibilang membanggakan, mengingat Indonesia pernah menjadi juara umum dalam kontes robot internasional tahun 2001 di Koriyama, Jepang, yang diselenggarakan oleh TV NHK. Saat itu, Indonesia diwakili oleh Politeknik Surabaya dengan robot bernama B-Cak. Selain itu, di tahun 1990 Indonesia juga memenangkan kategori The Best Idea dan Best Performance di tahun 1995. KRI ketujuh ini akan diikuti antara lain oleh: UI, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Budi Luhur Jakarta, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Negeri Surabaya. Sementara peserta KRCI diantaranya: ITB, UGM, ITS, Universitas Brawijaya, Universitas Surabaya, Universitas Lampung.Peserta KRI dan KRCI terpilih setelah menyeleksi 168 proposal. Proposal berasal dari 65 perguruan tinggi untuk KRI dan 152 proposal dari 50 perguran tinggi untuk KRCI. Kontes nantinya akan dinilai oleh delapan orang dewan juri KRI dan enam orang dewan juri KRCI dari berbagai universitas.Selain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, acara juga akan dibuka oleh Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Pertambangan dan Enegri Purnomo Yusgiantoro, Dirjen Dikti sekaligus Rektor UI Satryo Soemantri Prodjonegoro, serta para duta besar negara sahabat. Penyelenggaraan acara ini dikoordinasikan oleh Dirjen Dikti, UI dan TVRI. (nks/)







Hide Ads