BERITA TERBARU
Kamis, 22 Feb 2018 18:18 WIB

Pendiri WhatsApp 'Khianat', Guyur Kompetitor Rp 682 Miliar

Moch Prima Fauzi - detikInet
Brian Acton dan Jan Koum, pendiri WhatsApp. Foto: istimewa Brian Acton dan Jan Koum, pendiri WhatsApp. Foto: istimewa
Jakarta - Selepas hengkang dari WhatsApp, nama Brian Acton tak lagi terdengar. Ternyata baru-baru ini, pria yang ikut mendirikan perusahaan bersama Jan Koum itu mendanai startup layanan pesan instan yang digadang akan menjadi pesaing WhatsApp.

Tak tanggung-tanggung, jumlah 'saweran' yang diberikan berjumlah USD 50 juta atau sekitar Rp 682 miliar. Dana sebesar itu diberikan Acton kepada Signal, sebuah layanan perpesanan yang berbasis enkripsi.



Pendanaan yang dilakukan oleh Brian Acton dikonfirmasi oleh Co-Founder Signal, Moxie Marlinspike, dalam blog resminya. Dengan adanya bantuan dari Acton Marlinspike berharap dapat menumbuhkan tim pengembangan Signal.

Sementara itu di bawah naungan Signal Foundation Acton mengungkap bahwa visi jangka panjangnya adalah untuk menyediakan layanan yang sesuai misi inti yayasan.

Di Signal Foundation Moxie Marlinspike menjabat sebagai CEO sementara Brian Acton menduduki executive chairman, dikutip detikINET dari The Next Web, Kamis (22/2/2018).

Menjelang akhir 2017, Brian Acton mengumumkan keputusan yang cukup mencengangkan. Ia memilih hengkang dari WhatsApp yang telah dimiliki Facebook. WhatsApp didirikannya bersama sang sahabat, Jan Koum.

Memang saat itu Acton sempat mengatakan akan mendirikan yayasan yang memiliki fokus di antara organisasi nirlaba, teknologi dan komunikasi. Namun ia tak menyebut secara pasti nama organisasi yang akan disinggahinya. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed