Bezos merupakan salah satu penyokong dana dari pembangunan jam 10.000 tahun yang dibangun oleh lembaga kebudayaan Long Now Foundation, di kedalaman pegunungan di Texas barat.
Tujuan dibangunnya jam raksasa tersebut adalah mendorong masyarakat untuk berfikir kritis di tengah komunikasi online dan hidup yang serba cepat. "Ini adalah jam istimewa, didesain untuk menjadi simbol, sebuah ikon untuk pemikiran jangka panjang," sebut Bezos di blognya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Internet |
Long Now Foundation mengungkap, pada waktu tertentu jam itu akan memutarkan musik yang berasal dari lonceng, sehingga mengeluarkan melodi yang belum pernah terdengar sebelumnya.
"Jam itu telah diprogram agar tak berulang-ulang selama 10.000 tahun," ungkap Long Now Foundation. "Seringkali jam akan bersuara saat ada pengunjung yang mengganggunya, namun jam ini memiliki sumber energi yang berbeda dan akan bersuara dengan sendirinya saat tak ada seorang pun di sekitarnya," imbuhnya.
Long Now Foundation tak mengungkap kapan proyek jam 10.000 tahun itu akan rampung dikerjakan. Namun nilai proyeknya sendiri ditaksir mencapai US$ 42 juta atau sekitar Rp 611 miliar.
(afr/afr)Installation has begunβ500 ft tall, all mechanical, powered by day/night thermal cycles, synchronized at solar noon, a symbol for long-term thinkingβthe #10000YearClock is coming together thx to the genius of Danny Hillis, Zander Rose & the whole Clock team! Enjoy the video. pic.twitter.com/FYIyaUIbdJ
β Jeff Bezos (@JeffBezos) February 20, 2018
Foto: Internet