Gara-Gara Konten Seks
Yahoo Tutup Ratusan Chat Room
- detikInet
Jakarta -
Mungkin ada benarnya juga pameo yang mengatakan bahwa pemasang iklan adalah 'raja' bagi media. Buktinya, portal sekelas Yahoo 'tega' menutup ratusan chat room setelah mendapatkan protes dari para pemasang iklan.Perusahaan seperti PepsiCo Inc., State Farm Insurance dan Georgia-Pacific Corp. berhenti memasang iklan di Yahoo. Ini merupakan aksi protes mereka setelah mendengar pemberitaan digunakannya chat room Yahoo untuk mengajak anak di bawah umur untuk melakukan hubungan seks dengan orang dewasa. Ruang ngobrol yang digunakan itu merupakan ruang yang dibuat oleh pengguna Yahoo, bukan ruang yang dibuat resmi oleh Yahoo. Maka Yahoo pun menutup ruang-ruang yang dibuat oleh pengguna, termasuk chat room yang tidak mempromosikan seks di bawah umur.Dalam pemberitaan sebuah stasiun televisi di Amerika Serikat (AS), pengguna chat room tertentu bahkan konon mempertontonkan adegan tak senonoh dengan judul seperti Younger Girls 4 Older Guys atau Girls 13 And Under for Older Guys.Secara resmi Yahoo belum memberi pernyataan kapan layanan tersebut akan dihidupkan kembali. Menurut juru bicara Yahoo Inc., Mary Osako, penutupan itu dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya persyaratan penggunaan yang diajukan Yahoo kepada pengguna. Beberapa persyaratan penggunaan layanan Yahoo memang mencakup larangan untuk 'mencelakai' anak di bawah umur dengan cara apapun. Yahoo juga melarang penggunanya menampilkan konten yang melanggar hukum, berbahaya, mengancam, melecehkan, vulgar, menyinggung, dan konten lain yang bisa menimbulkan keberatan pengguna. Yahoo, menurut Osako, tidak akan melakukan pengawasan pada setiap chat room yang ada. Namun, Yahoo menegaskan bisa menutup ruang atas keluhan pengguna lainnya. "Kami mendorong pengguna untuk melaporkan konten yang menurut mereka melanggar syarat-syarat penggunaan kami," tuturnya. Demikian diberitakan Associated Press dan dikutip detikinet, Kamis (23/6/2005).
(wsh/)