Jumat, 02 Feb 2018 17:45 WIB

Logan Paul Blak-blakan Pasca Kasus Video Bunuh Diri

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Logan Paul. Foto: (Youtube) Logan Paul. Foto: (Youtube)
Jakarta - Setelah ramai menuai kecaman, YouTuber Logan Paul akhirnya membeberkan alasan kenapa dia sampai nekat mengunggah video berisi korban bunuh diri di Jepang.

Lewat sebuah wawancara dalam acara televisi Good Morning America, Logan Paul mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tujuan tersendiri terhadap unggahan video yang menampilkan dirinya saat menjelajahi hutan Aokigahara, Jepang.

"Idenya adalah untuk menunjukkan kenyataan yang sesungguhnya mengenai fenomena bunuh diri dan membuat orang mulai berbicara banyak terhadap masalah tersebut," kilahnya.

Sayang, pada kenyataannya orang-orang justru lebih banyak membicarakan tentangnya, atau tepatnya mengkritik pedas, dibandingkan dengan membahas isu bunuh diri itu sendiri.

Hal tersebut dikarenakan para penonton merasa kesal terhadap reaksinya yang justru tertawa serta mengeluarkan beberapa lelucon seakan melecehkan 'tradisi' kelam di hutan tersebut.

"Jutaan orang mengatakan dengan sungguh-sungguh bahwa mereka membenci saya, bahkan menyumpahi saya untuk mati. Itu merupakan hal yang sangat mengerikan," kata Paul.

"Saya orang baik yang mengambil keputusan yang salah. Saya tidak pernah merasa dimusuhi oleh seluruh dunia sebelumnya," ia menambahkan, seperti detikINET kutip dari The Verge, Jumat (2/2/2018).

Meskipun begitu, ia mengakui bahwa kritikan tersebut adalah hal wajar, begitupun dengan keputusan YouTube yang mengeluarkannya dari program Google Preferred serta menghentikan sejumlah proyeknya.

"Saya paham mereka (YouTube) harus mengambil sikap. Meskipun saya cenderung tidak menyetujui hal tersebut, namun saya tetap menghargainya. Saya mencoba untuk tidak hanya memikirkan tentang uang dalam hidup karena uang tidak membuat saya bahagia," tuturnya.

Ia menambahkan, membuat konten yang dapat menimbulkan senyuman dan tawa di wajah para penonton adalah hal yang dapat membuatnya bahagia.

Setelah sejumlah permohonan maaf dan pernyataan bahwa dirinya akan vakum dari media sosial, Paul telah kembali dengan sebuah video berjudul Suicide: Be Here Tomorrow yang diunggah pada 24 Januari lalu.

Video berdurasi tujuh menit tersebut sejatinya adalah sebuah iklan layanan masyarakat untuk memberikan edukasi tentang pencegahan bunuh diri.

"Saya percaya semua hal terjadi karena ada alasan tertentu di dalamnya. Saya merasa bahwa alasan terhadap apa yang menimpa saya ini adalah agar saya dapat melihatnya sebagai sebuah pengalaman untuk dipelajari," ucap pria berusia 22 tahun tersebut.

Paul menambahkan, ia akan melakukan pertimbangan yang lebih mendalam ketika akan mengunggah konten di internet. Salah satunya adalah usahanya dalam menyebarkan pesan dengan cara yang benar mengenai pencegahan bunuh diri serta kesadaran terhadap hal tersebut.

Vlogger asal Amerika Serikat ini juga menyebutkan bahwa orang tua harus mengawasi anaknya dalam menonton konten di internet secara ketat.

"Saya tidak merasa bahwa semua orang harus mendapat kesempatan kedua. Orang-orang melakukan hal-hal buruk. Ini merupakan sebuah siklus penghakiman yang buruk, dan saya akan mempelajarinya untuk menjadi orang yang lebih baik lagi," pungkasnya. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed