BERITA TERBARU
Rabu, 31 Jan 2018 17:13 WIB

Grab Serukan Kampanye Lawan Driver Pengantar 'Tuyul'

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Grab Indonesia Foto: Grab Indonesia
Jakarta - Maraknya orderan fiktif di layanannya membuat Grab gerah. Mereka pun lantas membikin kampanye khusus untuk melawan aksi para pengantar 'tuyul'.

Kambanye yang dibuat perusahan ride sharing ini bernama 'Grab Lawan Opik!'. Kata Opik sendiri merupakan singkatan dari orderan fikti. Para mitra driver Grab kerap menyebut Opik untuk para pengemudi yang melakukan kecurangan.

Dengan menggelar kampanye ini, Grab ingin bertujuan untuk menangkap sindikat dan mitra pengemudi yang mencoba memainkan sistem ini. Diharapkan langkah ini mendukung dan melindungi mitra pengemudi Grab dari kecurangan, dan memastikan bahwa mereka mendapatkan penghasilan yang adil.

"Setiap satu pemesanan fiktif berarti berkurangnya satu perjalanan bagi mitra pengemudi yang jujur dan berkurangnya pendapatan untuk mereka. Penumpang juga dirugikan saat mereka menunggu tumpangan yang tidak sampai," ujar Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia kepada detikINET, Rabu (31/1/2018).

Ridzki Kramadibrata menambahkan peluncuran program 'Grab Lawan Opik!' menjadi bukti kemitraan kami dengan pihak kepolisian dan kekuatan platform teknologi yang mereka miliki yang merupakan hasil dari dedikasi para engineer kami yang berasal dari enam pusat R&D kami di Jakarta, Singapura, Seattle, Beijing, Bengaluru dan Ho Chi Minh.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab IndonesiaRidzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET


Program 'Grab Lawan Opik!' memanfaatkan sistem deteksi risiko dan kecurangan yang dimiliki Grab. Kemampuannya dapat mendeteksi berbagai aktivitas kecurangan. Sistem ini menggunakan algoritma machine learning untuk mengidentifikasi dan melawan risiko/ancaman baru yang mungkin timbul. Ketika para hacker dan mitra pengemudi yang mencoba menipu sistem teridentifikasi, Grab akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk memecahkan operasi opik dan menangkap pelaku.

Sebagai bagian dari program 'Grab Lawan Opik!', Grab juga mengajak para mitra pengemudinya untuk turut berpartisipasi dalam memberantas operasi opik dengan melaporkan tindak kecurangan yang tak hanya terjadi pada mitra pengemudi, namun juga penumpang atau mitra lain yang bekerja sama dengan Grab dengan imbalan tertentu bagi pelapor pertama dengan tindak kecurangan yang terbukti merugikan perusahaan. Apabila mitra pengemudi menemukan adanya tindak kecurangan, silahkan melaporkan rinciannya melalui email ke fairplay@grab.com untuk ditindaklanjuti oleh pihak Grab.

'Grab Lawan Opik!' adalah sebuah program berskala nasional. Grab akan membawa program "Grab Lawan Opik!" ke seluruh 111 kota di mana kami beroperasi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengurangi tingkat kejahatan.

"Kami tidak akan beristirahat sampai kami yakin bahwa kami telah menghentikan para hacker dan mitra pengemudi yang mencoba mencurangi sistem kami. Kami tidak akan ragu untuk memberikan hukuman berat dan memutus hubungan kemitraan mitra pengemudi yang melanggar kode etik Grab. Hal ini tentunya adil bagi sebagian besar mitra pengemudi Grab yang bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan harian untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi diri dan keluarganya," pungkas Ridzki. (afr/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed