Selasa, 30 Jan 2018 15:43 WIB

Terlalu Patuh GPS, Mobil Terjun ke Danau Es

Fino Yurio Kristo - detikInet
Si mobil nahas. Foto: istimewa Si mobil nahas. Foto: istimewa
Washington - Peta online berbasis GPS memang membantu, tapi jangan terlalu mempercayainya. Bisa-bisa mengalami nasib malang seperti pria ini yang nyasar ke danau es.

Dikutip detikINET dari Strait Times, pengemudi yang tak disebut namanya itu membawa dua penumpang dan mengemudikan kendaraan Jeep Compas di wilayah Vermont, Washington. Beruntung mereka tak mengalami luka walau Jeep tersebut terjun ke danau yang sebagian airnya membeku.

"Dia mengikuti panduan GPS, yang menyarankan untuk berjalan lurus tapi setelahnya dia malah nyemplung ke danau penuh es," demikian laporan polisi setempat.

Mobil awalnya menapak di es, namun kemudian lapisan es itu pecah. Tak pelak si mobil tenggelam. Syukurlah semua penumpang berhasil menyelamatkan diri.

Polisi memastikan sang sopir tidak mabuk atau mengkonsumsi narkoba. Murni karena terlalu menuruti panduan GPS yang tidak benar.

Selain itu, area sekitar juga sedang berkabut sehingga pandangan terbatas. Setelah tenggelam beberapa lama, mobil nahas itu akhirnya diangkat ke permukaan.

Belakangan diketahui kalau aplikasi peta yang digunakan adalah Waze. Pihak Google selaku pemilik Waze pun menyarankan agar pengemudi senantiasa waspada.

"Pengemudi sebaiknya memperhatikan kondisi jalan dan menggunakan semua informasi yang tersedia untuk mengambil keputusan terbaik," sebut juru bicara Google. (fyk/rns)