Rabu, 24 Jan 2018 20:23 WIB

2 Tahun di Indonesia, Startup Ini Beri Cashback Rp 60 Miliar

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Tepat Januari ini, Shopback, startup agregator cashback, menandakan dua tahun operasional mereka di Indonesia. Selama itu pula, Shopback telah memberikan cashback kepada konsumen sebesar Rp 60 miliar.

"Total cashback yang sudah diberikan selama dua tahun ini sampai Rp 60 miliar," ujar Co-Founder dan Country Head of Shopback Indonesia Indra Yonathan di kantornya, Wisma 77, Slipi, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Besarnya nilai cashback tersebut, diklaim Indra sebagai berkah dari laju pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Seperti diketahui, kian banyak orang yang mulai beralih ke belanja online. Selain itu, startup asal Singapura itu juga mengalami pertumbuhan bisnis sebesar 300%.

"Cashback tersebut masih didominasi pengguna yang belanja di marketplace. Berbeda dengan yang di Singapura, yang dominan bersumber dari travel. Untuk sekali perjalanan travel itu kan pengeluarannya besar, maka besar pula juga cashback yang diterima," ucapnya.

2 Tahun di Indonesia, Startup Ini Beri Cashback Rp 60 MiliarFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET


Yonathan mengungkapkan target bisnis Shopback Indonesia sepanjang tahun ini. Mereka mencanangkan pertumbuhan bisnis dapat melonjak hingga tiga kali lipat. Kemudian menyediakan cashback bagi yang membeli pulsa di platform miliknya. Shopback Indonesia juga akan bekerjasama dengan 1.000 UKM untuk berjualan online.

"Kita akan memberikan sejumlah insentif kepada para pengguna Shopback yang berhasil memberikan rekomendasi kepada pengguna baru," kata Yonathan.

Seperti diketahui, selain beroperasi di Indonesia, Shopback juga menjalankan usahanya di Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Thailand. Khusus untuk di Indonesia, tercatat hingga akhir 2017, Shopback Indonesia memiliki pengguna mencapai 1,8 juta orang dan telah bermitra 180 mitra e-commerce.

"Pada tahun ini, Shopback akan ekspansi ke Australia sebagai negara ketujuh wilayah operasi kami. Pemilihan Australia karena di sana e-commerce-nya sudah matang, begitu juga pemahamannya. sehingga kalau Shopback hadir mereka sudah tahu cara belanja online," tuturnya. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed