Rabu, 24 Jan 2018 12:36 WIB

Elon Musk Terancam Tidak Gajian 10 Tahun

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Elon Musk dan mobil Tesla (Recode) Foto: Elon Musk dan mobil Tesla (Recode)
Jakarta - Tesla mengeluarkan pengumuman yang mengejutkan. CEO mereka, Elon Musk, bisa jadi tidak akan menerima upah dalam bentuk apa pun selama 10 tahun ke depan.

Musk yang menjabat CEO Tesla sejak 2008, tidak akan dibayar sepeser pun, baik itu dalam bentuk gaji, bonus, maupun saham, jika ia gagal meningkatkan nilai produsen mobil listrik Tesla hingga dua kali lipat.

"Musk tidak akan menerima kompensasi dalam bentuk apa pun, seperti gaji, bonus, hingga nilai saham. Kompensasinya akan tergantung pada kinerjanya, memastikan bahwa ia akan dibayar hanya jika Tesla benar-benar berjalan dengan baik," ujar perwakilan dari Tesla.

Untuk mendapatkan bayaran, Musk mau tidak mau harus menumbuhkan Tesla hingga USD 100 Miliar dalam kapitalisasi pasar, yang sekarang masih menyentuh angka sekitar USD 59 Miliar.

Tidak hanya itu, ia juga harus meningkatkan pendapatan perusahaan ini paling tidak 70%. Hal tersebut akan memancing pencapaian salah satu dari 12 tingkat kompensasi yang dicanangkan Tesla, sehingga membuat Musk menerima opsi saham senilai USD 1 miliar.

"Untuk setiap 12 tingkat kompensasi yang diraih, Musk akan menerima 1% kepemilikan dari Tesla, atau sekitar 1,69 juta saham. Jika dari 12 tingkatan tersebut tak ada yang tercapai, Musk tidak akan menerima apa pun," kata perwakilan Tesla menjelaskan.

Sejatinya, seperti dikutip detikINET dari Fortune, Rabu (24/1/2018), skema ini bisa membuat Musk menjadi jauh lebih kaya, begitu pun para pemegang saham Tesla yang lain.

Jika market value Tesla mencapai USD 650 miliar pada 2028, 11 kali lipat dari nilai sekarang yang berada di angka USD 59 miliar, ditambah faktor keuangan lain tumbuh sekitar 15 hingga 21 kali lipat, Musk dapat mencapai setiap 12 tingkat kompensasi, sekaligus mampu meraup seluruh opsi saham yang ada dengan nilai USD 55,8 miliar.

Hal tersebut dapat menumbuhkan saham Tesla hingga 1.000% selama sedekade mendatang, atau sekitar 27% tiap tahunnya. Meskipun terlihat sulit, namun pencapaian tersebut sempat dilakukan oleh nama-nama seperti Amazon dan Netflix.

Tesla pun memperkirakan jika CEO mereka berhasil mencapai 12 tingkat kompensasi secara keseluruhan, ia dapat menguasai sekitar 28,3% saham dari produsen mobil listrik tersebut.

Lebih jauh lagi, jika semua berjalan lancar, Musk berpotensi memiliki kekayaan hingga USD 184 miliar hanya dari saham Tesla, yang dapat menjadikannya sebagai orang terkaya di dunia pada saatnya.

Menarik melihat kiprah Musk ke depan dalam menyandingkan namanya dengan deretan orang-orang terkaya dunia seperti Jeff Bezos, Bill Gates, dan Warren Buffett. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed