Senin, 22 Jan 2018 10:35 WIB

Google Gandeng Raksasa Internet China, Mau Apa?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Kantor pusat Google. Foto: detikINET/Rachmatunnisa Kantor pusat Google. Foto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta - Google tampaknya berusaha kembali ke China. Mereka baru saja menjalin kerja sama dengan raksasa internet China, Tencent.

Google telah mencapai kesepakatan dengan Tencent dalam hal lisensi paten satu sama lain. Ini merupakan yang pertama bagi Google meneken kontrak sejenis dengan perusahaan teknologi asal China, setelah sebelumnya mereka menjalin kemitraan serupa dengan Samsung Electronics, LG Electronics, dan CIsco Systems Inc.

Pihak Google mengatakan kolaborasi seperti ini dapat mengurangi potensi terjadinya pelanggaran paten. Juga memungkinkan Google melakukan kerja sama lebih lanjut dengan Tencent di bidang teknologi ke depannya.

"Dengan melakukan kerja sama seperti ini, perusahaan teknologi dapat fokus dalam membangun produk dan layanan yang lebih baik bagi para user," ujar Mike Lee, Head of Patents Google, seperti detikINET kutip dari Reuters pada Senin (22/1/2018).

Sedangkan bagi Tencent, kesepakatan itu juga dapat memperluas eksistensi mereka secara global setelah sukses merajai tanah China. Sedangkan bagi Google, bisa membuka jalan ke pasar China mengingat banyak produk anak perusahaan Alphabet Inc. ini diblokir pemerintah setempat, mulai mesin cari, YouTube hingga Gmail

Google sebelumnya telah menunjukkan indikasi untuk menancapkan kembali eksistensinya di pasar China, mulai dari peluncuran laboratorium riset kecerdasan buatan, pengenalan terhadap aplikasi penerjemah, dan sebagainya.

Selain itu, perusahaan teknologi yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini juga sempat mengumumkan investasi terhadap aplikasi permainan secara live streaming bernama Chushou, mirip dengan apa yang dimiliki oleh YouTube Gaming, pada bulan ini. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed