Minggu, 21 Jan 2018 11:27 WIB

Facebook Mau Hadang Berita Sensasional

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Facebook akan memprioritaskan berita kualitas tinggi dari sumber terpercaya untuk ditampilkan di News Feed. Demikian disebutkan oleh sang pendiri dan CEO, Mark Zuckerberg.

Jejaring sosial terbesar dunia itu ingin memerangi berita sensasional atau tidak benar. Untuk menentukan ranking seberapa terpercaya sebuah situs berita, Facebook akan melakukan survei pada para penggunanya.

"Ada terlalu banyak sensasionalisme, informasi salah dan polarisasi di dunia saat ini," tulis Zuck di akun Facebook resminya.

"Jejaring sosial memungkinkan orang menyebar informasi lebih cepat dari sebelumnya dan jika kami tidak secara spesifik menangkal masalah tersebut, kami malah akan menyebarluaskannya," papar salah satu orang terkaya dunia ini.

Sebelumnya, Zuck sudah menginformasikan bahwa konten di News Feed akan lebih banyak diisi postingan dari orang dekat atau keluarga. Porsi konten dari media ataupun brand bakal dikurangi. Dan kini, konten dari media pun akan disaring lagi untuk mengurangi informasi bombastis.

Facebook Mau Hadang Berita SensasionalFoto: Instagram


"Minggu lalu, aku mengumumkan perubahan besar untuk mendorong interaksi sosial lebih berarti dengan keluarga dan teman. Sebagai hasilnya, kalian akan melihat lebih sedikit konten publik termasuk berita, video dan postingan dari brand," jelas Zuck.

"Setelah perubahan ini, kami memperkirakan pesentase berita menjadi sekitar 4% di News Feed, turun dari sebelumnya 5%. Ini adalah perubahan besar, namun berita akan selalu jadi cara penting bagi orang memulai pembicaraan tentang topik penting," lanjutnya.

"Update besar kami selanjutnya adalah untuk memastikan berita yang kalian lihat, walau secara keseluruhan lebih sedikit, berkualitas tinggi. Aku meminta tim produk kami untuk memastikan kami memprioritaskan berita yang terpercaya, informatif dan lokal," demikian sebutnya. (fyk/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed