Selasa, 07 Nov 2017 17:02 WIB

Developer Indonesia Jadi Bintang Google Playtime Singapura

Rachmatunnisa - detikInet
Rokimas Soeharyo berbicara di diskusi panel Google Playtime (Foto: Google Indonesia) Rokimas Soeharyo berbicara di diskusi panel Google Playtime (Foto: Google Indonesia)
Jakarta - Developer aplikasi game asal Indonesia, Rokimas Soeharyo pendiri Touchten Games, menjadi sorotan pada ajang Google Playtime yang diadakan pekan lalu di Singapura.

Untuk diketahui, Google Playtime merupakan ajang tahunan yang diadakan Google, untuk menampilkan para developer berbakat se-Asia Tenggara. Di sini pula, para developer bisa mempelajari praktik terbaik memperluas jaringannya bersama pimpinan Google Play.

Nah, Touchten Games sendiri adalah developer asal Indonesia yang dihadirkan di sini. Di kalangan gamer mobile, nama ini terbilang cukup akrab. Touchten Games adalah developer game mobile yang berkarya sejak 2009 dan sudah mencapai jumlah download lebih dari 15 juta pengguna.

Sejumlah game telah dihasilkan developer asal Jakarta ini, dengan peringkat bintang 4 dari 5. Game-game tersebut antara lain Sushi Chain, Teka-Teki Saku, Dagelan Puzzle dan Fishing Town yang bekerja sama dengan WWF.

"Ini adalah acara istimewa bagi para developer aplikasi Indonesia dan Asia Tenggara yang ingin menuju global. Melalui Google Playtime, para developer aplikasi se-Asia Tenggara dapat bertemu, berbagi pandangan dan bersama memasuki pasar dunia," kata Rokimas, mengungkapkan kesannya menghadiri Google Playtime.

Touchten Games Jadi Bintang di Google Playtime Singapura  Foto: Google Indonesia


Developer Asia Tenggara Kian Moncer

Direktur Regional dari Google Play Asia Pacific James Sanders, di acara yang sama, memberikan gambaran umum mengenai komitmen Google untuk mengembangkan ekosistem para developer di kawasan ini.

Dikatakan Sanders, Google juga melihat semakin banyak developer game terkemuka yang berasal dari Asia Tenggara dan memiliki dampak tak hanya bagi ekonomi lokal di negara masing-masing, namun juga bagi ekonomi regional dan global.

"Hari ini kami mengumumkan bahwa pendapatan para developer Asia Tenggara telah tumbuh lebih dari 150% dalam setahun terakhir. Kami merasa sangat bangga melihat tingkat perkembangan para mitra tersebut," ujarnya.

Seiring kian banyak pengguna yang menghabiskan waktunya menggunakan aplikasi, Sanders melihat bahwa kondisi ini memberikan dampak semakin terbuka peluang bagi developer Asia Tenggara untuk terus mengembangkan kontennya.

"Pasar game mobile akan mencapai nilai USD 53 miliar pada 2018 dan ajang ini menjadi wadah bagi para developer untuk dapat menjawab peluang pasar yang besar," Rokimas mengomentari.

Touchten Games Jadi Bintang di Google Playtime Singapura  Foto: Google Indonesia


Dalam diskusi panel di acara Google Playtime yang dimoderatori Kepala Pengembangan Bisnis dari Google Play for South East Asia Kunal Soni, ditampilkan sejumlah developer dari negara-negara di Asia Tenggara.

Masing-masing diminta untuk menjelaskan secara tepat bagaimana mereka menggunakan fitur Google Play untuk membantu inisiatif 'Go Global' dan membangun bisnis yang sukses serta memiliki dampak besar di kawasan ini.

Selain Rokimas Soeharyo dari Touchten Games, developer lainnya yang ditampilkan yakni MochiBits dari Filipina, Kurechii dari Malaysia, Ookbee dari Thailand dan Amanotes dari Vietnam. (rns/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed