Selasa, 24 Okt 2017 11:40 WIB

Ilmuwan: Manusia Terlalu Primitif Tangkap Sinyal Robot Alien

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi. Foto: istimewa Ilustrasi. Foto: istimewa
Jakarta - Keberadaan robot alien didukung oleh beberapa teori. Dan mungkin saja manusia nanti bisa membuat robot alien sejenis untuk menjelajah angkasa, walau waktunya diperkirakan masih sangat jauh di masa depan.

"Kita mungkin hidup di alam pasca-biologis yang memungkinkan makhluk luar angkasa mengganti otak dengan kecerdasan buatan," ujar Steven Dick, mantan astrofisikawan NASA, seperti detikINET kutip dari Popular Science, Selasa (24/10/2017).

"Alien bisa jadi telah mencapai titik jenuh terhadap potensi yang dimiliki otak biologis mereka, sehingga mereka mengambil langkah untuk mengaplikasikan robot dengan otak yang dibekali kecerdasan buatan," katanya menambahkan.

Di Bumi sendiri, perkembangan kecerdasan buatan berada dalam tahap mencengangkan. Dalam beberapa dekade terakhir, manusia sudah dapat menciptakan komputer super yang mampu melakukan 1 kuadriliun (1.000 triliun) perhitungan hanya dalam waktu satu detik.

Berdasarkan penelitian Hans Moravec, ahli kecerdasan buatan Carnegie Mellon University, angka itu dapat mengalahkan otak manusia yang maksimal hanya mencapai 100 triliun kalkulasi per detik. Diperkirakan dalam beberapa dekade ke depan, mesin yang dilengkapi otak komputer dapat melangkahi kecerdasan manusia.

Steven Dick mengatakan, sebuah peradaban yang memiliki teknologi jauh di depan kita bisa jadi telah mengalami keistimewaan teknologi pada ribuan, atau bahkan jutaan tahun yang lalu. Jika mereka benar-benar ada, kenapa belum ada kontak dengan manusia sampai saat ini?

"Berdasarkan batasan biologis yang kita tahu, peranan evolusi, dan perkembangan kecerdasan, peluang keberadaan bangsa robot lebih dari 50%," ujarnya menambahkan.

"Jika makhluk pasca-biologis benar-benar ada, bisa jadi mereka sama sekali tidak tertarik dengan kita. Terdapat jurang antara pemikiran mereka dengan kita sehingga komunikasi akan mustahil untuk dilakukan, atau bahkan mereka dapat menganggap kita terlalu primitif untuk menangkap maksud mereka," pungkasnya. (fyk/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed