Rabu, 18 Okt 2017 10:06 WIB

Alibaba Luncurkan Proyek Riset Ambisius

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Menggandeng pusat riset asal Israel, raksasa e-commerce asal China Alibaba meluncurkan proyek riset internet of things (IoT) berskala global yang ambisius. Untuk tahap awal, proyek ini ingin merekrut setidaknya 100 orang ilmuwan dari seluruh dunia.

Perusahaan yang dipimpin Jack Ma ini lebih suka menyebutnya sebagai sebuah akademi yang didedikasikan untuk kolaborasi inovasi dan teknologi. Program ini nantinya akan membangun tujuh laboratorium penelitian di sejumlah negara, termasuk salah satunya tentu saja di Tel Aviv, Israel.

Akademi ini akan dinamai DAMO yang merupakan singkatan Discovery, Adventure, Momentum and Outlook. Alibaba menggembar-gemborkan proyek ini sebagai langkah besar menghilangkan kesenjangan teknologi.

"Alibaba DAMO Academy akan menjadi garis depan pengembangan berbagai teknologi generasi terbaru yang akan memacu pertumbuhan Alibaba dan mitra kami," kata CTO Alibaba Jeff Zhang.

"Kami ingin menemukan gebrakan teknologi yang memungkinkan efisiensi, keamanan jaringan dan sinergi ekosistem bagi pengguna biasa maupun kalangan bisnis dimanapun," sambungnya.

Dikutip dari The Times of Israel, Rabu (18/10/2017), Alibaba memprediksi setidaknya akan ada investasi senilai USD 15 miliar untuk proyek ini di bidang riset dan pengembangan dalam tiga tahun ke depan.

Secara rinci, DAMO Academy akan punya masing-masing dua pusat riset di China dan Amerika Serikat, selebihnya akan didirikan di Rusia, Singapura dan Israel. Pusat riset ini akan fokus pada pengembangan IoT, fintech dan interaksi mesin dan manusia. (rns/rns)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed