Jumat, 13 Okt 2017 13:29 WIB

Jack Ma: Manusia Mustahil Dikalahkan Teknologi Karena...

Rachmatunnisa - detikInet
Jack Ma. Foto: Reuters Jack Ma. Foto: Reuters
Jakarta - "Percayalah pada kemampuan Anda. Teknologi tidak akan menggantikan manusia," kata Jack Ma saat berbicara di acara Alibaba Cloud's Computing Conference di Hangzhou, China.

Ada alasan sederhana untuk keyakinan itu, karena manusia, menurut pendiri raksasa e-commerce Alibaba tersebut, memiliki rasa kebijaksanaan.

Disebutkan Jack Ma, orang-orang masa kini semakin mengkhawatirkan masa depan. Berbagai ketakutan membuat mereka terpikir bagaimana jika teknologi menggantikan manusia. Lahan pekerjaan untuk manusia akan semakin berkurang dan jurang di antara si kaya dan miskin semakin lebar.

"Saya rasa itu hanyalah kekhawatiran semu. Teknologi ada untuk manusia. Kita khawatir karena imajinasi di masa depan dan kita tidak percaya diri," Jack Ma mengingatkan.

Dia memberi contoh AlphaGo, program kecerdasan buatan Google yang pernah mengalahkan juara dunia board game Go. Jack Ma menyebut, tidak alasan manusia merasa minder dengan kekalahan tersebut.

"AlphaGo? Lalu kenapa? AlphaGo seharusnya berkompetisi melawan AlphaGo 2.0, bukan kita. Tak perlu merasa kecewa. Justru hal itu memperlihatkan kepintaran manusia, karena kita yang menciptakannya," papar Jack Ma, seperti dikutip dari The Star, Jumat (13/10/2017).

Disebutkan Jack Ma, keberadaan teknologi akan membuat waktu bekerja lebih pendek. Dia bahkan memprediksi, dalam 30 tahun lagi, orang bisa jadi hanya bekerja tiga jam per hari, tiga hari dalam seminggu.

Meski demikian, bukan berarti hidup menjadi lebih santai. Ketika itu terjadi, manusia justru akan lebih sibuk dibandingkan sekarang. Bagaimana bisa?

"Kakek saya bekerja 16 jam sehari di sawah dan merasa dia sangat sibuk pada masanya. Saya punya dua hari libur dalam seminggu, bekerja delapan jam sehari, tapi saya merasa lebih sibuk dari kakek saya," ujarnya.

Para peneliti masa depan mungkin tidak akan setuju dengan pendapatnya yang satu ini, namun Jack Ma dengan tegas mengatakan, tak ada yang bisa benar-benar tahu apa yang dijanjikan masa depan.

"Apapun yang bisa dengan jelas didefinisikan bukanlah masa depan. Ketika menghadapi masa depan, kita semua seperti anak-anak polos yang tidak tahu apa-apa. Tidak ada yang lebih hebat," tuturnya.

Poin menarik lainnya yang dikemukakan Jack Ma adalah pentingnya percaya kepada generasi muda. Menurutnya, anak-anak muda bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi orang-orang saat ini.

"Anak kecil tidak khawatir akan masa depan. Anak muda tidak takut akan masa depan. Mereka khawatir akan kita, yang akan membawa mereka ke masa depan yang kita bayangkan," sebutnya.

"Anak-anak zaman sekarang tidak suka diberitahu, mereka ingin terlibat. Berikan anak muda kesempatan, mereka bisa menyelesaikan masalah yang kita tidak bisa pecahkan. Percayalah pada generasi muda kita," tutupnya. (rns/fyk)
Jack Ma. Foto: Reuters
Foto: GettyImages
Foto: GettyImages
Foto: GettyImages
Foto: GettyImages
Foto: Reuters
Foto: Reuters
Foto: Getty Images
Foto: Getty Images
Foto: Kominfo
Foto: Getty Images
Foto: Getty Images
Foto: Reuters
Foto: internet
Foto: internet
Foto: Reuters
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed