Jumat, 29 Sep 2017 07:20 WIB

Digital Challenge 2017, Cara Developer Dukung Asian Games 2018

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Dengan waktu penyelenggaraannya yang semakin dekat, pemerintah semakin gencar untuk melakukan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap ajang olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018, yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

Pemerintah mengharapkan masyarakat untuk merasakan euforia ajang tersebut sekaligus menggemakan nama Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 18 Agustus – 2 September tahun depan.

Maka dari itu, Direktorat Jenderal APTIKA Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang bekerjasama dengan Ericsson menyelenggarakan Digital Challenge 2017, sebuah kompetisi pembuatan aplikasi digital, dengan tema "Feel The Experience Being Connected in 18th Asian Games 2018".

Pada Kamis (28/9/2017), bertempat di Ruang Anantakupa, Gedung Depan Kemkominfo, dilangsungkan Final Digital Challenge 2017 dengan enam kontestan turut berkompetisi dalam acara tersebut. Mereka terbagi ke dalam dua kategori, yaitu Smart City Digital Service dan Sport Digital Experience.

Dari hasil rundingan panel juri, terpilih pemenang untuk masing-masing kategori, yaitu I Wayan Dharmana dan Adithya Harun Tular lewat aplikasi Games Connect: Asian Games 2018 untuk kategori Smart City Digital City. Sedangkan kategori Sport Digital Experience dimenangkan oleh Najib Abdillah melalui aplikasi bernama JKTPLM 2018.

"Mereka terpilih berdasarkan inovasi didalamnya, user friendly dan user experience yang ditampilkan, serta impact yang besar bagi seluruh stakeholder event sehingga mereka merasa butuh untuk dowload aplikasi tersebut," tutur Sigit Permana, selaku Director of Government Relations Ericsson

Sementara para pemenang menyebut kalau aplikasi besutannya masih akan terus dikembangkan demi memenuhi kebutuhan akan Asian Games 2018. Terutama dalam tujuannya memberikan pengalaman yang lebih baik bagi delegasi peserta Asian Games 2018, sekaligus untuk makin memperkenalkan wisata Indonesia ke kancah global.

"Nanti akan expand ke sisi tourism, soalnya Indonesia kaya banget tujuan wisata," ujar I Wayan Dharmana.

"Kalau saya akan lebih fokus ke sektor IoT (Internet of Things) untuk menghadirkan user experience yang lebih baik lagi," kata Najib Abdillah.

(yud/yud)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed