Kamis, 10 Ags 2017 10:16 WIB

Google Dikecam Karena Pecat Karyawan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kantor Google. Foto: Getty Images Kantor Google. Foto: Getty Images
Jakarta - Pemecatan James Damore, mantan engineer Google, terkait tulisannya soal bias gender ternyata berbuntut panjang. Damore mengajukan keluhan ke badan federal ketenagakerjaan.

Laporan keluhan terhadap Google itu muncul dalam situs National Labor Relations Board (NLRB). Di situs tersebut nama Damore memang tak muncul, yang muncul adalah nama Paul Hastings LLP, firma hukum yang mewakili Google dalam pemecatan tersebut.

Perwakilan dari Paul Hastings mengkonfirmasi kalau perusahaannya mewakili Google dalam kasus Damore, namun ia tak mau berkomentar lebih lanjut soal kasus tersebut, demikian dikutip detikINET dari Business Insider, Kamis (10/8/2017).

Tak jelas apa isi keluhan yang dimaksud, karena dokumen tersebut saat ini belum tersedia secara penuh di situ. Kalau pun nanti sudah tersedia, NLRB menyebut banyak bagian dokumen yang tak akan ditampilkan.

Namun dari informasi yang sudah ada saat ini, keluhan tersebut masuk ke dalam klasifikasi tuduhan yang melibatkan pernyataan paksaan, yang meliputi ancaman, janji tunjangan dan sejenisnya.

Keluhan ini sebenarnya tka mengejutkan karena Damore sebelumnya sudah menyebut akan mendaftarkan keluhan ke NLRB. Ia menuduh manajemen Google berusaha membungkamnya. Damore sendiri dipecat karena dianggap melanggar kode etik perusahaan.

Damore sempat bikin heboh karena menulis memo internal yang isinya menyuarakan soal ketidaksetaraan gender dalam tubuh perusahaan. Dalam memo 10 halaman tersebut, Damore mengkritik upaya Google menerapkan keberagaman dan menghubungkan ketidakseimbangan gender dalam industri teknologi dengan perbedaan biologis antara pria dan wanita. (asj/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed