Selasa, 08 Ags 2017 19:09 WIB

Habis Gerhana Parsial, Terbitlah Gerhana Matahari Total

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Hasan Al Habshy Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Warga Bumi telah dimanjakan dengan munculnya gerhana Bulan Parsial. Sensasi dahsyat fenomena alam tersebut masih bisa dinikmati lagi dengan akan datangnya Gerhana Matahari Total.

Pada 2016 lalu, Gerhana Matahari Total telah menyambangi Indonesia yang melintasi wilayah bagian barat sampai ke timur Indonesia. Pada 2017 ini, Gerhana Matahari Total akan kembali menggelapkan Bumi, tepatnya berlangsung di Amerika Serikat.

Seperti detikINET kutip dari Space, Selasa (8/8/2017), Gerhana Matahari Total ini akan terjadi pada 21 Agustus. Negeri Paman Sam terakhir kali merasakan peristiwa tersebut pada 1918 silam. Itu artinya, Gerhana Matahari Total ini menyambangi lagi hampir satu abad kemudian.

Gerhana Matahari Total ini melintasi wilayah Salem, Oregon dari pukul 10.00 waktu setempat. Kemudian, gerhana akan melintasi wilayah Casper, Wyoming, Kansas City, St Louis, Nashville, Tennesse, Charleston dan berakhir di Carolina Selatan.

Perkiraan Matahari tertutup total oleh Bulan ini berlangsung sekitar tiga menit, tergantung seberapa dekat Anda di garis tengah dalam menyaksikannya. Antusias untuk menyaksikan pertunjukkan alam itu tak hanya menghinggap masyarakat tapi juga ilmuwan NASA.

Quartz menyebutkan NASA menyiapkan dua pesawat jet WB-57F untuk meneliti Gerhana Matahari Total secara langsung di angkasa. "Ini adalah misi pertama untuk astronomi udara," ujar Amir Caspi, Astrofisikawan Matahari yang berkolabirasi dengan Southwest Research Institute.

Di pesawat tersebut dilengkapi dua buah teleskop untuk mengawasi detik-detik terjadi Gerhana Matahari Total. Teleskop ini terpasang di hidung jet.

Kedua jet diproyeksikan terbang sejajar terpisah 70 mil untuk mengejar jalur yang dilalui Gerhana Matahari Total di AS ini. Penelitian di atas ketinggian 50 ribu kaki ini diharapkan dapat memberikan kualitas pengamatan lebih baik karena terhindar dari tertutupnya awan saat melakukan pengamatan di darat. (rou/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed