Rabu, 02 Agu 2017 18:55 WIB

Tangkal Konten Negatif, Facebook Andalkan Geo Blocking

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Facebook menyatakan komitmen untuk mengatasi konten-konten negatif yang menyebar di platformnya. Salah satu fitur yang diandalkannya adalah penangkal yang menyaring konten berdasarkan wilayah.

Begitu yang informasi yang diterima oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan. Sebelumnya, Kominfo telah melakukan pertemuan dengan tim dari Facebook.

"Mengenai pengendalian kontrol konten-konten negatif, saat ini dilaporkan sudah ada fitur baru bagaimana mengendalikannya seperti khusus untuk Indonesia, misalnya ada beberapa konten yang tidak bisa diakses di Indonesia karena bertentangan dengan yang ada," sebut Semuel di Jakarta, Rabu (2/8/2017).

"Jadi, mereka sudah bisa melakukan geo blocking itu yang dilaporkan ke kita," tambah pria yang sering disapa Semmy.

Semmy lantas menjelaskan apa itu fitur geo blocking yang dimaksudnya. Dikatakan mantan Ketua APJII ini, fitur itu mendeteksi konten yang menyesuaikan dengan pengaksesnya.

"Ada konten yang dilarang di sini tapi dari di regional (asalnya) tidak dilarang. Jadi itu bisa dilakukan, seperti konten tidak bisa diakses di Indonesia ya contohnya pornografi, kalau ngomong pornografi itu kan levelnya banyak, sementara di kita (Indonesia) itu jelas tidak boleh," tuturnya.

Dengan demikian, konten yang berupa gambar atau video tersebut akan otomatis tidak bisa diakses pengguna. Sebuah konten tidak bisa dibuka ketika terdeteksi bertentangan dengan aturan negara pengakses.

"Kalau bicara terorisme itu melibatkan kepolisian dan BNPT. Itu kalau dengan Facebook, SOP-nya sudah cukup jelas," tandas Semmy. (rns/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed